Mukomuko – 6/11/2025, Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Mukomuko masih terjadi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini terutama dialami oleh pengguna bahan bakar jenis Bio Solar dan Pertalite.
Antrean panjang kendaraan di SPBU Bandar Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko, mengular hingga lebih dari satu kilometer, dan barisan kendaraan tampak didominasi truk pengangkut barang, minibus, dan mobil pribadi yang menunggu giliran untuk mengisi bahan bakar pada Kamis 6 November 2025.
Manajer Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bandar Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Imam Wiradinata, membenarkan bahwa antrean panjang tersebut disebabkan oleh keterlambatan distribusi bahan bakar dari pihak pemasok.
“Biasanya pengiriman datang sesuai jadwal, namun dalam beberapa hari terakhir pasokan mengalami keterlambatan. Untuk Pertalite misalnya, dari total pesanan 32 ton per hari, yang datang hanya sekitar 8 ton,” ujarnya.
Keterlambatan distribusi ini menyebabkan stok bahan bakar subsidi terbatas, sementara permintaan masyarakat justru meningkat. Meski demikian, stok untuk jenis BBM non-subsidi masih tersedia dan dalam kondisi aman.
“Dua hari terakhir antrean semakin panjang karena suplai Bio Solar dan Pertalite belum normal. Kami terus berupaya melayani masyarakat sesuai dengan kuota yang tersedia,” kata Imam.
Lebih lanjut, Imam, juga berharap agar pasokan bahan bakar segera kembali lancar agar antrean kendaraan dapat terurai dan aktivitas masyarakat tidak terganggu.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemasok untuk memastikan distribusi bahan bakar berjalan lancar, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa hambatan,” tutup Imam Wiradinata.
RIZON SAPUTRA













