Disdikbud Mukomuko Dorong Sekolah Ramah Anak dan Bebas Dari Kekerasan

Daerah4412 Dilihat

Mukomuko – 28/10/2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mukomuko, menggelar kegiatan Pemberian Layanan Pendampingan bagi Satuan Pendidikan untuk Pencegahan Perundungan, Kekerasan, dan Intoleransi di jenjang Sekolah Dasar (SD), yang berlangsung di Aula Hotel Bumi Batuah, Kota Mukomuko, pada Selasa, 28 Oktober 2025.

Acara ini turut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Mukomuko, Rahmadi AB, bersama Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Mukomuko, Ramon Hosky, ST, dan narasumber dari Pendamping Rehabilitasi Sosial Anak Kabupaten Mukomuko, Weri Tri Kusumaria, SH, MH., serta sejumlah kepala Sekolah Dasar (SD) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Mukomuko.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mukomuko, Rahmadi AB, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini, khususnya para guru Sekolah Dasar (SD) dari seluruh wilayah Kabupaten Mukomuko yang senantiasa berkomitmen dalam mendidik generasi muda.

Menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen pendidikan. Lingkungan sekolah, harus menjadi tempat yang menumbuhkan rasa saling menghargai, toleransi, dan kepedulian antar sesama.

“Sekolah bukan hanya tempat belajar membaca dan menulis, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter dan kepribadian anak. Tidak boleh ada ruang bagi kekerasan, perundungan, ataupun sikap intoleran di lingkungan pendidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rahmadi, juga menambahkan bahwa upaya pencegahan kekerasan di sekolah tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus menjadi gerakan bersama seluruh pihak, mulai dari guru, orang tua, hingga pemerintah daerah.

“Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan anak-anak tumbuh dalam suasana belajar yang aman dan penuh kasih sayang. Pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai program yang bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan kepedulian di lingkungan sekolah,” ungkap Wakil Bupati Mukomuko Rahmadi AB.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mukomuko, Epi Mardiani, melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Ramon Hosky, ST, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat komitmen menciptakan ekosistem pendidikan yang aman dan inklusif.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas sekolah dalam mencegah serta menangani kasus perundungan dan kekerasan, sekaligus menumbuhkan budaya positif di lingkungan pendidikan dasar di daerah Kabupaten Mukomuko,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ramon, menambahkan bahwa edukasi dan pendampingan seperti ini sangat penting dilakukan, agar sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Mukomuko dapat menciptakan ekosistem yang aman bagi peserta didik.

Setiap satuan pendidikan diharapkan memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai upaya pencegahan dan penanganan kasus perundungan maupun kekerasan di lingkungan sekolah, sehingga tercipta iklim belajar yang aman, tertib, inklusif, dan berkarakter.

“Kami ingin sekolah menjadi tempat yang menumbuhkan rasa saling menghormati dan peduli. Melalui pendampingan ini, para pendidik diharapkan semakin peka dan siap mencegah berbagai bentuk kekerasan di sekolah,” tutup Ramon Hosky, ST.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *