Mukomuko – 26/2/2026, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, memastikan ketersediaan stok vaksin anti-rabies sebagai langkah pencegahan untuk mengendalikan penyebaran rabies di wilayah Kabupaten Mukomuko pada tahun 2026.
Ketersediaan vaksin anti-rabies ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan perlindungan kesehatan hewan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dari risiko penularan rabies.
Kepala Bidang Peternakan Distan Mukomuko, Diana Nurwahyuni, menyampaikan bahwa pada tahun 2026, Kabupaten Mukomuko menerima bantuan 1.000 dosis vaksin anti-rabies dari Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH).
Selain bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Mukomuko juga mengalokasikan anggaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026, sebesar Rp 36 juta untuk pengadaan sekitar 2.300 dosis vaksin anti-rabies tambahan.
“Total vaksin anti-rabies yang tersedia tahun ini sebanyak 3.300 dosis, dan diperkirakan cukup untuk menjangkau ribuan hewan peliharaan masyarakat. Kami menargetkan vaksinasi merata di seluruh wilayah Kabupaten Mukomuko,” ujarnya.
Program vaksinasi ini menyasar Hewan Penular Rabies (HPR) seperti anjing, kucing, dan kera. Distan Mukomuko juga membuka layanan bagi masyarakat yang ingin memvaksin hewan peliharaannya.
“Masyarakat yang ingin memvaksin hewan peliharaannya dapat mengajukan permohonan melalui kepala desa, maupun Puskeswan. Setelah itu, pemerintah desa akan melakukan pendataan terhadap hewan peliharaan yang akan divaksin, sebelum petugas turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan vaksinasi,” kata Diana.
Lebih lanjut, Diana mengatakan bahwa langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian rabies, sekaligus untuk menekan angka kasus gigitan hewan penular rabies di Kabupaten Mukomuko.
“Melalui pelaksanaan vaksinasi ini, serta dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat, kami berharap angka kasus gigitan hewan penular rabies di Kabupaten Mukomuko dapat ditekan secara signifikan,” tutup Diana Nurwahyuni.
RIZON SAPUTRA













