Mukomuko – 1/2/2025, Kepemimpinan Sapuan-Wasri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mukomuko, yang dimulai sejak dilantik pada 26 Februari 2021, diwarnai dengan tantangan besar berupa pandemi COVID-19. Namun mereka tetap berkomitmen untuk memajukan daerah asalnya dengan memanfaatkan setiap peluang pembangunan.
Dalam kurun waktu 3,8 tahun masa kepemimpinan mereka, sejumlah proyek infrastruktur besar telah selesai dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Mukomuko.
Dimana, salah satunya adalah pembangunan jalan sepanjang 19 kilometer di Desa Gajah Makmur, Kecamatan Malin Deman, yang sebelumnya terisolir selama 16 tahun.
Hal ini dikarenakan melihat kondisi jalan yang buruk menghambat aktivitas ekonomi masyarakat, terutama petani yang terpaksa menanggung biaya ekstra untuk mengangkut hasil panen mereka.
Dengan adanya pembangunan jalan ini, yang dibiayai melalui dana Instruksi Presiden (Inpres) tahun 2023, sekarang masyarakat dapat menikmati akses yang lebih baik.
Perjuangan Bupati Sapuan dalam meraih dana pusat patut diacungi jempol, mengingat persaingan dari berbagai daerah di Indonesia.
Dan sekarang Mukomuko berhasil mendapatkan dana Inpres terbesar di Provinsi Bengkulu, dengan alokasi mencapai Rp 136 miliar, yang digunakan untuk berbagai proyek infrastruktur penting, termasuk jalan di Kecamatan Malin Deman, Penarik dan Teras Terunjam.
Selain infrastruktur jalan, pemerintah daerah juga berhasil mendapatkan bantuan untuk pembangunan rumah sakit pratama di Desa Air Buluh, Kecamatan Ipuh, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan RI sebesar Rp 61 miliar.
Pembangunan ini tanpa melibatkan utang, sebuah pencapaian signifikan dalam meningkatkan fasilitas kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Mukomuko.
Sebelumnya, krisis daya listrik yang sempat melanda daerah ini juga berhasil diatasi, dengan pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) berkapasitas 150 Kv, yang menggantikan pembangkit diesel.
Begitu pula dengan pembangunan jembatan Desa Lubuk Selandak, Kecamatan Teramang Jaya, yang telah lama ditunggu oleh masyarakat setempat. Pada saat ini rangka jembatan tersebut sudah tersedia dan akan dipasang pada 2025 dengan anggaran sebesar Rp 4,1 miliar.
Dalam kesempatan ini, Bupati Kabupaten Mukomuko, Sapuan, menyampaikan kebanggaannya atas kontribusi yang telah diberikan dalam memajukan daerahnya Kabupaten Mukomuko.
“Kami merasa bangga meski masa jabatan kami relatif singkat, kami sudah berhasil membawa perubahan signifikan. Alhamdulillah, masyarakat Malin Deman sekarang dapat menikmati jalan yang lebih baik dan aset tanah mereka pun meningkat,” ungkapnya.
Selain fokus pada infrastruktur, Pemkab Mukomuko juga memperhatikan sektor lain seperti kesehatan, pendidikan, pertanian, perikanan dan perekonomian UMKM.
Lebih lanjut Bupati Sapuan, juga menyoroti pentingnya menjaga harga sawit agar tidak merugikan petani, terutama pada hari-hari besar.
“Kami akan memastikan tidak ada pabrik sawit yang merugikan petani,” tegasnya.
Sebagai penutup, pada 1 Februari 2025, Bupati bersama jajarannya meresmikan gedung perpustakaan daerah yang baru di Kabupaten Mukomuko.
Gedung yang dibangun dengan dana DAK 2024 sebesar Rp 10 miliar ini diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Mukomuko, Wasri, yang masa jabatannya akan berakhir pada 10 Februari 2025, juga menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak selama masa kepemimpinan mereka.
“Kami mohon maaf atas segala kekurangan dan kami berharap apa yang telah kami kerjakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Mukomuko,” tutupnya.













