Pemkot Bengkulu Perkuat Pengelolaan Sampah di Lingkungan Melalui Program BISA

Daerah6852 Dilihat

Bengkulu, Aktual Daerah News.Id – 19/12/2025, Pemerintah Kota Bengkulu terus memperkuat komitmen pengelolaan sampah berbasis lingkungan melalui program Bengkulu Bersih, Indah, Sejuk, dan Asri (BISA).

Dalam penyerahan hadiah kepada kelurahan pemenang program Bengkulu BISA dengan total nilai Rp 135 juta. Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mendorong seluruh kelurahan agar mampu mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.

Dikutip dari bengkulu.antaranews.com, Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyampaikan bahwa kelurahan yang berhasil meraih prestasi telah menunjukkan inovasi dalam pengolahan sampah, sehingga patut menjadi contoh bagi wilayah lain.

“Kelurahan pemenang telah membuktikan bahwa sampah bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai, seperti pupuk kompos. Ke depan, saya berharap setiap kelurahan mampu mengelola sampahnya sendiri tanpa bergantung pada pihak lain,” sampainya.

Pemberian penghargaan ini bukan semata-mata kompetisi, melainkan upaya memotivasi kelurahan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan wilayah masing-masing.

Dalam penilaian program Bengkulu BISA, Kelurahan Surabaya berhasil meraih juara pertama dan menerima hadiah Rp 35 juta. Juara kedua diraih Kelurahan Sumber Jaya dengan hadiah Rp 30 juta, disusul Kelurahan Sidomulyo sebagai juara ketiga dengan hadiah Rp 25 juta.

“Sementara itu, juara harapan pertama diraih Kelurahan Sukarami dengan hadiah Rp 20 juta, juara harapan kedua Kelurahan Lempuing sebesar Rp 15 juta, dan juara harapan ketiga Kelurahan Dusun Besar dengan hadiah Rp 10 juta,” jelas Dedy.

Sementara itu, Lurah Surabaya, Lasmi Party, menyampaikan bahwa keberhasilan yang diraih merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat.

Pihaknya berkomitmen untuk terus mempertahankan kebersihan lingkungan melalui optimalisasi bank sampah dan pengolahan sampah rumah tangga.

“Kami akan terus mengajak warga untuk aktif menjaga kebersihan, memanfaatkan bank sampah, serta mengolah sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos dan produk yang memiliki nilai guna,” kata Lasmi.

Adapun, program Bengkulu BISA merupakan gerakan sekaligus lomba yang melibatkan seluruh kelurahan di Kota Bengkulu sebagai upaya meningkatkan pengelolaan sampah dari tingkat paling bawah. Selain edukasi lingkungan, program ini juga bertujuan menekan keberadaan tempat pembuangan sementara (TPS) liar.

Setiap kelurahan diwajibkan melibatkan seluruh RW melalui kegiatan gotong royong, dengan ketentuan setiap RW memiliki bak sampah sebagai salah satu syarat penilaian.

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *