Pemprov Bengkulu Catat Tingkat Pengangguran Terendah se-Sumatera

Nasional5706 Dilihat

Bengkulu, Aktual Daerah News.Id – 22/9/2025, Pemerintah Provinsi Bengkulu mengumumkan bahwa berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) RI per Februari 2025, Bengkulu tercatat sebagai provinsi dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) terendah di Sumatera.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Bengkulu tercatat hanya sebesar 3,24 persen, atau jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata provinsi lainnya di Pulau Sumatera.

Sebagai pembanding, TPT Sumatera Barat berada di angka 5,69 persen, Sumatera Utara 5,05 persen, Aceh 5,50 persen, serta Jambi 4,48 persen.

Bahkan provinsi dengan aktivitas ekonomi tinggi seperti Riau (4,12 persen) dan Lampung (4,07 persen) masih tertinggal dibandingkan Bengkulu.

Dikutip dari radarbengkulu.disway.id, Gubernur Provinsi Bengkulu, Helmi Hasan, menyambut positif kabar tersebut. Pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Alhamdulillah, tingkat pengangguran Bengkulu menjadi yang terendah di Sumatera. Ini bukti kerja bersama semua pihak. Namun, kita tidak boleh berhenti di sini, justru harus semakin semangat membuka lapangan kerja baru,” ujar Helmi.

Lebih lanjut, Helmi, juga mengingatkan bahwa menjaga stabilitas angka pengangguran ke depan bukan perkara mudah. Dinamika ekonomi global dapat memicu gejolak yang berpengaruh langsung terhadap lapangan kerja.

“Ketiga sektor ini yakni, penguatan UMKM, investasi, dan industri kreatif, dinilai strategis untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Bengkulu,” tutup Gubernur Helmi Hasan.

Adapun, beberapa langkah nyata turut digulirkan, mulai dari program pelatihan wirausaha, penyediaan inkubasi bisnis, hingga perluasan akses permodalan bagi para pelaku usaha kecil.

Sementara itu, pemerintah juga memperluas peluang investasi, terutama pada sektor perkebunan, pariwisata, dan industri pengolahan yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *