Program Cetak Sawah Baru Hadapi Tantangan, Distan Mukomuko Dorong Peningkatan Pola Tanam

Daerah4460 Dilihat

Mukomuko – 23/2/2026, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, mengumumkan perkembangan pelaksanaan program cetak sawah baru yang menjadi bagian dari upaya peningkatan produksi pangan daerah.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman, menjelaskan bahwa program ini menargetkan alih fungsi lahan perkebunan kelapa sawit yang berada di kawasan daerah irigasi menjadi lahan persawahan.

Lahan sawit yang akan dialihkan mencakup kebun produktif maupun yang sudah tidak produktif, dengan prioritas lokasi yang berada dekat dengan sumber air atau jaringan irigasi.

“Langkah ini dinilai strategis untuk memperluas areal tanam padi dan memperkuat ketahanan pangan di daerah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu,” jelasnya.

Namun demikian, pelaksanaan program ini menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Salah satu tantangan utama adalah masih adanya keraguan dari masyarakat untuk mengalihkan kebun sawit mereka menjadi sawah.

“Sebagian petani masih enggan menebang tanaman sawitnya karena khawatir pendapatan dan kebutuhan sehari-hari tidak tercukupi jika lahan tersebut dialihkan menjadi persawahan,” jelas Hari.

Adapun, selain melalui program cetak sawah baru, Distan Kabupaten Mukomuko juga menyiapkan strategi lain untuk mendongkrak produksi padi, yakni dengan meningkatkan pola tanam.

“Jika sebelumnya petani rata-rata menanam padi dua kali dalam setahun, ke depan pemerintah daerah mendorong peningkatan indeks pertanaman menjadi tiga kali tanam dalam setahun,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Hari menambahkan bahwa langkah ini akan dibarengi dengan penguatan sarana pendukung, termasuk memastikan ketersediaan pupuk subsidi yang tepat waktu dan sesuai kebutuhan petani.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami tujuan program ini sebagai bagian dari langkah jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Mukomuko,” tutup Hari Mustaman.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *