Satpol PP Mukomuko Dorong Warga Respons Cepat Hadapi Gangguan ODGJ

Daerah4401 Dilihat

Mukomuko – 9/7/2025, Menyikapi meningkatnya keresahan warga akibat perilaku sejumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di ruang publik, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mukomuko menyerukan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pelaporan dini demi menjaga kenyamanan bersama.

Langkah ini muncul setelah petugas Satpol PP menertibkan seorang ODGJ yang sempat mengganggu ketertiban di kawasan strategis Bundaran Mukomuko. Penertiban dilakukan menyusul laporan warga yang merasa terganggu dengan keberadaan ODGJ tersebut.

Kepala Satpol PP Kabupaten Mukomuko, Jodi, menjelaskan bahwa keterlibatan warga sangat menentukan keberhasilan penanganan kasus serupa.

“Bukan semata soal penertiban, tapi bagaimana kita bersama menciptakan lingkungan yang aman tanpa mengesampingkan nilai-nilai kemanusiaan,” tutur Jodi.

Satpol PP mengedepankan pendekatan yang ramah dan manusiawi dalam menangani ODGJ, dengan tetap memastikan aspek keselamatan umum.

“Namun, menurutnya, kecepatan informasi dari masyarakat menjadi faktor kunci dalam mencegah potensi gangguan yang lebih luas,” jelas Jodi.

Selain itu, Jodi, juga mengingatkan agar masyarakat tidak bertindak sendiri atau menggunakan kekerasan dalam menghadapi ODGJ yang dianggap meresahkan.

“Perlu disadari, mereka adalah individu yang juga membutuhkan perhatian dan perlindungan. Tindakan main hakim sendiri hanya akan memperburuk keadaan,” jelasnya.

Dalam menangani kasus ODGJ, Satpol PP juga melibatkan instansi terkait seperti Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko untuk memastikan penanganan medis dan sosial yang sesuai.

Lebih lanjut, Jodi, menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor ini, menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga hak-hak kelompok rentan.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga bagian dari solusi. Dengan membangun jalur komunikasi yang aktif antara warga dan aparat, daerah Kabupaten Mukomuko diharapkan bisa menjadi lingkungan yang lebih tertib, aman, dan inklusif bagi seluruh warga,” tutup Jodi.

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *