Tangani Kasus Gigitan HPR Lebih Cepat, Dinkes Mukomuko Lengkapi Semua Puskesmas dengan Rabies Center

Daerah97 Dilihat

Mukomuko – 22/4/2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, terus meningkatkan kewaspadaan dan penanganan terhadap gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) dengan membentuk Rabies Center di seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di daerah Kabupaten Mukomuko.

Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Mukomuko, Hamdan, melalui Kepala Seksi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular, Ruli Herlindo, menyampaikan bahwa pembentukan Rabies Center ini merupakan lanjutan dari program yang telah berjalan sejak tahun 2024, di mana sebanyak 6 Puskesmas telah lebih dahulu dilengkapi fasilitas tersebut.

“Pada tahun 2025 ini, seluruh Puskesmas di Kabupaten Mukomuko telah menjadi Rabies Center. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan respon dan penanganan terhadap kasus gigitan hewan penular rabies secara cepat dan tepat,” sampainya.

Setiap Rabies Center dilengkapi dengan sarana dan prasarana khusus serta stok Vaksin Anti Rabies (VAR) yang memadai. Selain itu, tenaga kesehatan di Puskesmas juga rutin mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kompetensi dalam menangani kasus gigitan hewan penular rabies.

“Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan tidak ada lagi keterlambatan dalam pemberian VAR. Keterlambatan penanganan dapat berakibat fatal, karena virus rabies menyerang sistem saraf pusat,” jelas Ruli.

Adapun, Dinkes Kabupaten Mukomuko mencatat sebanyak 33 kasus gigitan hewan penular rabies pada bulan Januari hingga Maret tahun 2025. Rinciannya, pada Januari tercatat 12 kasus (anjing 8, kucing 2, kera 2), Februari 12 kasus (anjing 1, kucing 9, kera 1, kelelawar 1), dan Maret 9 kasus (anjing 3, kucing 6).

Lebih lanjut, Ruli, juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama pemilik hewan ternak, untuk segera melakukan vaksinasi di Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko melalui Bidang Peternakan apabila terdapat hewan yang terindikasi rabies.

“Jika terdapat gigitan oleh hewan penular rabies, segera bersihkan luka dengan air mengalir, lalu secepatnya mendatangi Puskesmas terdekat untuk mendapatkan vaksinasi,” pesannya.

Kemudian, Ruli juga turut mengingatkan ciri-ciri hewan yang terinfeksi rabies, di antaranya ekor masuk ke dalam, air liur terus menetes, perilaku agresif, dan menyerang siapa pun yang menghadang jalannya.

“Dengan telah dilakukan pembentukan Rabies Center di seluruh Puskesmas, di daerah Kabupaten Mukomuko, kami berharap dapat memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat dari ancaman rabies,” tutup Ruli Herlindo.

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *