Anak 7 Tahun Demam Tinggi, Orang Tua Pertanyakan Pelayanan IGD RSUD Kepahiang

Daerah4746 Dilihat

Kepahiang, Aktual Daerah News.Id – 11/8/2026, Seorang warga mengeluhkan pelayanan di RSUD Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu.

Keluhan tersebut disampaikan setelah anaknya yang mengalami demam tinggi dan kondisi lemas dibawa ke rumah sakit pada Senin, 10 Agustusv2026.

Orang tua pasien, Doni (39), mengatakan dirinya bersama sang istri membawa anak mereka, Zian (7), ke RSUD Kabupaten Kepahiang karena kondisi anak yang cukup mengkhawatirkan.

Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), menurut Doni, anaknya hanya dibaringkan di tempat tidur dan belum mendapatkan penanganan seperti yang diharapkannya.

“Anak saya panas tinggi dan tubuhnya lemas. Kami datang ke rumah sakit tentu berharap mendapat penanganan. Tetapi setibanya di IGD, anak saya hanya dilihat oleh tenaga kesehatan dan kemudian diarahkan untuk dibawa ke dokter spesialis,” ujar Doni.

Doni mengaku bingung karena sebelumnya ia dan istrinya sudah beberapa kali membawa anak mereka dari Puskesmas Kepahiang ke RSUD Kepahiang. Namun, menurutnya, mereka justru diarahkan kembali ke fasilitas kesehatan lainnya.

“Kami sudah bolak-balik dari Puskesmas ke RSUD. Dengan kondisi anak yang panas tinggi dan lemas, kami berharap setidaknya ada penanganan awal yang jelas,” katanya.

Ia mengaku khawatir jika kondisi anaknya tiba-tiba memburuk saat tidak mendapatkan penanganan yang dianggap memadai.

Doni berharap Pemerintah Kabupaten Kepahiang dapat mengevaluasi pelayanan di RSUD Kepahiang, khususnya terhadap pasien yang datang dalam kondisi membutuhkan pertolongan.

“Kami berharap ada perhatian dan evaluasi terhadap pelayanan tenaga kesehatan. Jangan sampai masyarakat merasa takut atau kecewa ketika datang berobat ke rumah sakit,” harapnya.

Secara umum, rumah sakit memiliki kewajiban memberikan pertolongan kepada pasien, terutama dalam kondisi gawat darurat.

Ketentuan mengenai pelayanan kesehatan dan kewajiban rumah sakit diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan serta peraturan terkait pelayanan kegawatdaruratan.

Namun, terkait keluhan yang disampaikan Doni, pihak RSUD Kabupaten Kepahiang perlu diberikan kesempatan untuk memberikan klarifikasi mengenai kronologi dan tindakan medis yang dilakukan terhadap pasien Zian.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak RSUD Kabupaten Kepahiang terkait keluhan tersebut.(Dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *