Kepahiang, Aktual Daerah News – 1/10/2026, Pemerintah Desa Talang Karet, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyampaian dan transparansi realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan ini digelar pada Senin, 18 Mei 2026, dan dibuka langsung oleh Kepala Desa Talang Karet, Indra Haris Sukardi, A.Md. Dalam kegiatan tersebut, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) turut mengambil peran sebagai penyelenggara musyawarah.
Kegiatan itu dihadiri Camat Tebat Karai Bahrul Rozi, SE, Kapolsek Tebat Karai Ipda Frengky, SE, Kabid Pemerintahan Desa Dinas PMD Eko Syaputra, SH, jajaran BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pendamping desa, perangkat desa, BMA, tokoh masyarakat, LPM, imam, serta unsur masyarakat lainnya.
Salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari realisasi APBDes Tahun Anggaran 2026 yakni pengadaan dan pemasangan lampu penerangan jalan tenaga surya sebanyak 9 titik.
Kepala Desa Talang Karet, Indra Haris Sukardi, mengatakan pemasangan lampu tersebut dilakukan berdasarkan usulan masyarakat, terutama untuk menerangi sejumlah gang yang selama ini masih minim penerangan.
Menurutnya, keberadaan lampu jalan diharapkan dapat meningkatkan penerangan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat beraktivitas pada malam hari.
“Kita pasang sembilan titik lampu jalan yang nantinya akan menerangi gang-gang masyarakat yang masih minim penerangan. Dana yang digunakan bersumber dari Dana Desa (DD) melalui APBDes Tahun Anggaran 2026. Lampu jalan ini merupakan usulan dari masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan pembangunan dan kegiatan desa pada tahun 2026 harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia. Keterbatasan anggaran membuat pemerintah desa harus menentukan skala prioritas dalam merealisasikan program yang dibutuhkan masyarakat.
Lebih lanjut, Indra menambahkan bahwa bukan desa tidak mau membangun lebih banyak seperti tahun sebelumnya. Namun, anggaran saat ini mengalami pemangkasan yang cukup signifikan.
“Kami berharap pemasangan sembilan titik lampu jalan tenaga surya ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan penerangan di lingkungan permukiman yang masih minim cahaya,” tutup Indra Haris Sukardi.(Doni)







