Dinas Ketahanan Pangan Mukomuko Tegaskan Komitmen Jaga Stok dan Stabilitas Pangan

Daerah4911 Dilihat

Mukomuko – 14/11/2025, Upaya Pemerintah Kabupaten Mukomuko dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terjamin terus diperkuat di tengah dinamika ekonomi dan perubahan iklim.

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas pasokan sekaligus memperkuat sistem ketahanan pangan daerah.

Saat ini pemerintah daerah masih memiliki cadangan beras sebanyak 18,43 ton yang tersimpan aman di gudang Bulog Divre Bengkulu. Jumlah tersebut dipastikan akan bertambah setelah Mukomuko kembali mendapat alokasi tambahan 7 ton beras dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko, Elxsandi Ultria Dharma, menyebut stok cadangan tersebut merupakan instrumen penting bagi pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.

“Cadangan ini menjadi benteng pertama ketika terjadi gejolak harga, bencana, atau potensi kerawanan pangan. Prinsipnya jelas: stok ini disiapkan untuk masyarakat agar kebutuhan pangan tetap terpenuhi,” ujarnya.

Tidak hanya fokus pada penyediaan beras, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko juga tengah mendorong pembenahan sistem ketahanan pangan secara menyeluruh.

“Salah satunya melalui kegiatan ekspose urusan pemerintahan bidang pangan, forum strategis lintas sektor yang mematangkan arah kebijakan penguatan pangan di Kabupaten Mukomuko,” jelas Elxsandi.

Lebih lanjut, Elxsandi, menambahkan bahwa pentingnya data pangan yang valid dan terintegrasi antar perangkat daerah, seperti pertanian, perikanan, dan perdagangan. Integrasi data dinilai krusial untuk memetakan kebutuhan riil masyarakat, potensi komoditas unggulan, hingga pola distribusi pangan.

“Dengan data yang presisi, kita bisa memproyeksikan kebutuhan dan pergerakan pangan dengan lebih akurat. Karena itu, pembentukan check point komoditas pangan dan hewani yang terintegrasi menjadi sangat penting,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Mukomuko juga terus berupaya menghadirkan gudang Bulog di wilayah Kabupaten Mukomuko untuk memperkuat cadangan sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

“Dalam waktu sekarang stok beras di Kabupaten Mukomuko masih berada pada level yang aman dan terkendali. Namun, kami tetap melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala agar setiap potensi kerawanan dapat segera diantisipasi,” tutup Elxsandi Ultria Dharma.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *