Dorong ASN Profesional dan Responsif, Pemprov Bengkulu Gelar Uji Kompetensi

Nasional5950 Dilihat

Bengkulu, Aktual Daerah News.Id – 25/6/2025, Pemerintah Provinsi Bengkulu, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik dan profesionalisme aparatur sipil negara melalui pelaksanaan Uji Kompetensi bagi pegawai di lingkungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, pada Rabu, 25 Juni 2025, sebagai bagian dari upaya strategis pemerintah dalam mengukur kapasitas dan kapabilitas pegawai dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya secara efektif dan profesional.

Dalam sambutannya, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menegaskan bahwa pelaksanaan uji kompetensi merupakan langkah strategis dalam mengevaluasi kinerja aparatur, sekaligus sebagai tolok ukur untuk menilai sejauh mana pegawai memahami dan mampu melaksanakan tugas serta fungsi secara profesional dan bertanggung jawab.

“Melalui uji kompetensi ini, kita bisa mengukur sejauh mana kemampuan dan pemahaman pegawai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Ini menjadi dasar penting dalam peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Herwan, juga mengingatkan para peserta untuk serius mengikuti proses uji kompetensi dan menunjukkan kapasitas terbaiknya. Ia menekankan nilai-nilai penting yang harus dimiliki setiap pegawai, yaitu kedisiplinan, integritas, responsivitas, kepedulian terhadap masyarakat, serta rasa tanggung jawab terhadap tugas dan fungsi.

“Kita punya program Bantu Rakyat. Maka dari itu, penting bagi setiap pegawai, khususnya ASN, untuk memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat yang dilayani,” ungkap Herwan.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Provinsi Bengkulu, Syarifudin, menjelaskan bahwa uji kompetensi ini diikuti oleh total 282 peserta, terdiri dari 209 ASN, 7 CPNS, dan 66 Tenaga Harian Lepas (THL). Seluruh peserta mengikuti ujian berbasis daring yang bisa diakses melalui perangkat masing-masing.

“Ujian ini terdiri dari 40 soal esai, yang mencakup 20 soal pengetahuan umum dan 20 soal teknis sesuai bidang kerja. Penilaian dibagi ke dalam tiga kategori yaitu kompeten, kurang kompeten, dan tidak kompeten. Hasil ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kapasitas pegawai,” terangnya.

Lebih lanjut, Syarifudin, mengatakan bahwa karena bentuk soal adalah esai, peserta diharapkan mampu menyampaikan narasi yang menggambarkan pemahaman mendalam, bukan sekadar menjawab secara ringkas.

“Uji kompetensi ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tutup Syarifudin.

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *