RT 07 Bandar Ratu Gelar Penutupan HUT RI ke-80, Warga Antusias Ikuti Perlombaan

Daerah4420 Dilihat

Mukomuko – 22/8/2025, Warga RT 07, Kelurahan Bandar Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, menggelar acara penutupan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia pada Kamis, malam 21 Agustus 2025.

Acara diawali dengan penampilan tari kreasi khas anak-anak Mukomuko dan persembahan lagu berjudul Buta Tuli oleh Ketua RT 07, Pepi. Kegiatan ini sekaligus menjadi puncak penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba yang telah digelar sejak awal perayaan.

Sejumlah perlombaan yang digelar di antaranya makan kerupuk anak-anak, lomba kelereng, pipet dalam botol, joget bola dalam kardus, bola voli, serta futsal yang terbagi untuk kategori anak-anak, remaja putri, pemuda, hingga bapak-bapak.

Adapun daftar juara di antaranya, lomba makan kerupuk dimenangkan Deva, lomba kelereng diraih Farel dan Alpin, lomba pipet dalam botol dijuarai Jojo, joget bola dalam kardus dimenangkan Reni.
Sementara itu, tim Gang Wara Were berhasil menjadi juara bola voli.

Untuk futsal, tim Godok Angek menang di kategori anak laki-laki, tim Nara di kategori putri, tim Gang Cemedak di kategori pemuda, dan tim Melati di kategori bapak-bapak.

Ketua RT 07, Kelurahan Bandar Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Pepi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur serta sarana mempererat kebersamaan antar warga.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa, dari anak-anak hingga orang tua ikut serta. Semoga tradisi ini terus berlanjut, dan dapat memperkuat silaturahmi serta persatuan di lingkungan kita,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Ketua Karang Taruna, Weri Tri Kusumaria, SH, MH, menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memeriahkan peringatan HUT RI ke-80 Republik Indonesia.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemuda dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif serta turut menyukseskan rangkaian kegiatan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Weri, menambahkan bahwa momentum perayaan kemerdekaan bukan hanya sekadar seremonial, melainkan juga sarana untuk memperkuat solidaritas, menumbuhkan semangat kebangsaan, dan membangun kekompakan di lingkungan kita.

“Semoga apa yang telah kita lakukan bersama dapat menjadi dorongan semangat untuk terus berkarya, memperkuat kepedulian, dan berbakti, baik bagi lingkungan maupun bagi bangsa,” tutup Weri Tri Kusumaria, SH, MH.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *