Gubernur Bengkulu Fokus Perkuat Infrastruktur dan Program Sosial di Seluruh Wilayah

Daerah6645 Dilihat

Bengkulu, Aktual Daerah News. – 12/1/2026, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di seluruh kabupaten dan kota di Bumi Merah Putih.

Dikutip dari beritaterbit.com, Gubernur Provinsi Bengkulu, Helmi Hasan, menyatakan bahwa pemerintah menargetkan tidak ada jalan maupun jembatan yang menjadi kewenangan provinsi yang mengalami kerusakan.

“Target kita jelas, tidak boleh ada satu jengkal pun jalan dan jembatan Provinsi Bengkulu yang rusak. InsyaAllah, APBD 2026 sebesar Rp 2,5 triliun akan difokuskan untuk memperbaiki infrastruktur, termasuk penerangan jalan,” ujarnya.

Selain perbaikan jalan dan jembatan, pembangunan infrastruktur juga mencakup pembangunan rest area di setiap kabupaten dan kota. Langkah ini diharapkan dapat mendukung kenyamanan masyarakat dan memperlancar mobilitas antar wilayah.

“Di bidang sosial, program orang tua asuh bagi anak yatim akan terus diperkuat melalui bantuan sosial dan penyaluran zakat. Program ini diharapkan memberikan perlindungan dan dukungan yang lebih luas bagi anak-anak yatim di Provinsi Bengkulu,” jelas Helmi.

Lebih lanjut, Helmi Hasan juga menambahkan bahwa dari total dana yang terkumpul sebesar Rp 4,3 miliar, masing-masing Rp 1 miliar telah disalurkan ke wilayah terdampak bencana yakni, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Meski APBD Bengkulu lebih kecil dibanding provinsi tetangga, semangat dan kepedulian masyarakat Bengkulu menunjukkan solidaritas yang tinggi,” tambahnya.

Selain itu, Pemprov Bengkulu juga menyoroti kegiatan Retreat Merah Putih, program penguatan nilai kebangsaan yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Harian Lepas (THL), dan masyarakat umum.

Program ini digelar di rumah ibadah masing-masing agama, berbeda dari konsep barak atau militer. Kedepannya, kegiatan ini akan diperluas dengan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pelajar.

“Retreat ini menjadi salah satu bentuk mitigasi dan penguatan nilai kebangsaan. Kami ingin ASN dan masyarakat dapat merasakan pendekatan spiritual dalam membangun solidaritas dan semangat kebangsaan,” pungkas Gubernur Helmi Hasan.

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *