Mukomuko – 15/1/2026, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mukomuko, mencatat tiga kejadian kebakaran yang terjadi di wilayah Kabupaten Mukomuko selama Januari 2026.
Kepala Bidang Rehabilitasi, Perlindungan, dan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Mukomuko, Zoni Fourwanda, SS, MAP., mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan pendataan dan penanganan awal terhadap warga terdampak kebakaran.
“Kami mencatat hingga Januari 2026 telah terjadi tiga kejadian kebakaran di beberapa kecamatan di daerah Kabupaten Mukomuko. Dari seluruh kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa,” ungkapnya.
Berikut titik-titik lokasi kejadian kebakaran di bulan Januari 2026:
– Kebakaran pertama terjadi di Desa Talang Sepakat, Kecamatan V Koto, dengan estimasi kerugian sekitar Rp 10 juta.
– Kebakaran rumah warga terjadi di Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Ipuh, dengan perkiraan kerugian mencapai Rp 30 juta.
– Kebakaran pondok pesantren di Desa Tanjung Mulya, Kecamatan XIV Koto, dengan kerugian mencapai sekitar Rp 30 juta.
Adapun, dari tiga lokasi kejadian tersebut, bantuan baru dapat disalurkan pada satu titik. Bantuan yang diberikan berupa sandang, bahan konsumsi, dan terpal darurat.
“Penyaluran bantuan kami prioritaskan pada lokasi di pondok pesantren, Desa Tanjung Mulya, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, karena aktivitas belajar mengajar terdampak langsung akibat kebakaran,” jelas Zoni.
Lebih lanjut, Zoni menambahkan bahwa bantuan bagi korban kebakaran di Desa Manunggal Jaya dan Desa Talang Sepakat belum dapat disalurkan, karena anggaran kebencanaan belum terealisasi.
“Sampai saat ini, anggaran kebencanaan tahun anggaran 2026 masih dalam proses, dan belum disalurkan. Namun demikian, kami berkomitmen untuk segera menyalurkan bantuan kepada seluruh korban kebakaran setelah anggaran tersebut direalisasikan,” tambahnya
Dimana total anggaran kebencanaan di Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mukomuko pada tahun anggaran 2026 sebesar sekitar Rp 116 juta.
“Kami berharap proses realisasi anggaran dapat segera berjalan agar penanganan terhadap warga terdampak kebakaran dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran,” tutup Zoni Fourwanda, SS., MAP.
RIZON SAPUTRA







