Alokasi Pupuk Subsidi 2026 di Mukomuko Naik, Total Capai 6.342 Ton

Daerah4795 Dilihat

Mukomuko – 13/2/2026, Kabar baik bagi para petani di wilayah Kabupaten Mukomuko. Pada tahun 2026, alokasi pupuk bersubsidi untuk daerah Kabupaten Mukomuko mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

Alokasi pupuk bersubsidi untuk petani di Kabupaten Mukomuko pada tahun 2025, tercatat sekitar 3.451 ton. Sementara itu, pada tahun 2026 jumlah tersebut meningkat signifikan menjadi 6.342 ton.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman, menyampaikan bahwa dalam waktu sekarang para petani di Mukomuko tengah memasuki musim tanam padi.

“Untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan memastikan kebutuhan nutrisi tanaman petani terpenuhi, pada tahun 2026 ini kami telah menyiapkan total 6.342 ton pupuk bersubsidi untuk petani di Kabupaten Mukomuko,” ujarnya.

Jumlah tersebut terdiri dari pupuk Urea, NPK, NPK formula khusus kakao, serta pupuk organik. Penyalurannya akan dilakukan secara bertahap kepada petani yang telah terdaftar secara resmi.

Penetapan alokasi pupuk, data penerima mengacu pada Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang disusun oleh kelompok tani dan diverifikasi oleh petugas terkait.

“Hanya petani yang namanya tercantum dalam RDKK dan memenuhi persyaratan yang bisa mendapatkan pupuk subsidi. Bertujuan agar bantuan ini benar-benar tepat sasaran,” kata Hari.

Berikut Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi tahun 2026 sebagai:

– Urea: Rp 1.800 per kilogram
– NPK: Rp 1.840 per kilogram
– NPK Formula Kakao: Rp 2.640 per kilogram
– Organik: Rp 640 per kilogram

Adapun, dengan tambahan alokasi pupuk ini, Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko berharap hasil pertanian bisa meningkat, dan dapat menekan biaya produksi serta memperoleh hasil panen yang lebih baik.

Lebih lanjut, Hari juga mengimbau kepada kelompok tani agar aktif memperbarui data kebutuhan pupuk setiap tahun melalui RDKK. Agar distribusi pupuk ke depan semakin merata dan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan pembinaan kepada para petani sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan dan peningkatan daya saing sektor pertanian di Kabupaten Mukomuko,” pungkasnya.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *