Perkuat Jejak Pers Digital, HPN 2026 Awali Pembangunan Museum Media Siber Indonesia

Nasional6460 Dilihat

Nasional, Aktual Daerah News.Id – 14/2/2026, Momentum Hari Pers Nasional 2026 di Provinsi Banten, Kota Serang, menjadi catatan penting dalam sejarah pers Indonesia.

Dalam rangkaian peringatan ini, SMSI melakukan peletakan batu pertama pembangunan Museum Media Siber Indonesia di Jalan Syekh Nawawi Al-Bantani No. 20, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Provinsi Banten, pada Minggu 8 Februari 2026, sebagai simbol dimulainya pembangunan pusat dokumentasi pers digital nasional.

Agenda ini dihadiri Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Wakil Gubernur Banten, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Banten, serta unsur Dewan Pers. Turut hadir Muhammad Jazuli selaku Anggota Dewan Pers dan Ketua Komisi Pengaduan serta Penegakan Etika Pers, serta Yogi Hadi Ismanto yang menjabat Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers periode 2025–2028. Hadir pula para Ketua SMSI Provinsi se-Indonesia, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat umum.

Ketua Umum SMSI menyampaikan bahwa pembangunan Museum Media Siber Indonesia merupakan legacy nasional dari HPN 2026 sekaligus bentuk penghormatan terhadap kontribusi pers siber dalam perjalanan demokrasi Indonesia.

Museum ini tidak hanya berfungsi sebagai bangunan fisik, tetapi sebagai ruang penyimpanan memori kolektif dan pusat literasi media bagi generasi mendatang.

“Pembangunan ini adalah investasi sejarah. Museum Media Siber Indonesia akan menjadi pusat edukasi, literasi, serta refleksi perjalanan pers digital di Tanah Air,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Banten terhadap pembangunan museum tersebut.

“Kehadiran museum akan memperkuat posisi Banten dalam peta sejarah pers nasional sekaligus mendorong penguatan literasi media di daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Muhammad Jazuli menyebut museum ini sebagai langkah strategis dalam menjaga standar etika dan profesionalisme pers di era digital yang terus berkembang. Ruang edukatif semacam ini penting untuk memperkuat kesadaran tanggung jawab jurnalistik di kalangan insan pers.

Pandangan serupa disampaikan Yogi Hadi Ismanto, yang menekankan pentingnya dokumentasi dan pendataan sejarah pers siber secara sistematis dan berkelanjutan.

“Diharapkan museum ini dapat menjadi pusat referensi nasional dalam penguatan ekosistem pers yang sehat, kredibel, dan terverifikasi,” harapnya.

Peletakan batu pertama ini menjadi bagian dari agenda strategis HPN 2026 di Banten, setelah sebelumnya dilaksanakan peresmian Monumen Media Siber Indonesia.

Rangkaian kegiatan tersebut menegaskan bahwa peringatan Hari Pers Nasional tahun ini tidak sekadar seremonial, tetapi juga menghadirkan warisan konkret bagi perkembangan pers nasional di era digital.

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *