Cegah Kekerasan Terhadap Anak, Pemdes Talang Sepakat Gelar Pelatihan Perlindungan Anak

Inovasi Desa107 Dilihat

Mukomuko – 2/5/2025, Pemerintah Desa (Pemdes) Talang Sepakat, Kecamatan V Koto, Kabupaten Mukomuko, menyelenggarakan pelatihan dan penyuluhan perlindungan anak di Aula Desa Talang Sepakat pada Jumat, 2 Mei 2025.

Acara ini turut dihadiri oleh Camat V Koto, Kepala Desa Talang Sepakat, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa, Babinsa, serta Babinkamtibmas setempat.

Adapun, kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Pendamping Rehabilitasi Sosial Anak dari Kementerian Sosial yang memberikan materi terkait upaya perlindungan anak secara komprehensif.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan, serta mendorong partisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.

Kepala Desa Talang Sepakat, Kecamatan V Koto, Kabupaten Mukomuko, Andi Furnando, S.Kom, dalam sambutannya menekankan bahwa pentingnya pencegahan kekerasan terhadap anak sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat.

“Sosialisasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai bahaya kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kami mendorong keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganannya,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan ini mencerminkan komitmen nyata Pemerintah Desa Talang Sepakat, Kecamatan V Koto, Kabupaten Mukomuko dalam mendukung dan memperkuat implementasi program perlindungan anak di tingkat desa.

Lebih lanjut, Andi, menambahkan bahwa penyuluhan ini merupakan bagian dari edukasi menyeluruh yang tidak hanya mengangkat hak-hak anak seperti hak atas pendidikan, kesehatan, dan kebebasan berekspresi, tetapi juga menyentuh tanggung jawab orang dewasa dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap tercipta sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tidak segan melaporkan kasus kekerasan. Ini adalah langkah konkret menuju lingkungan yang lebih ramah anak,” tutup Andi Furnando, S.Kom.

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *