Desa Suro Lembak Gelar Rembuk Stunting, Tegaskan Komitmen Cegah Gagal Tumbuh Anak

Inovasi Desa3410 Dilihat

Kepahiang, Aktual Derah News.Id – 2/7/2025, Pemerintah Desa Suro Lembak, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, menggelar kegiatan rembuk stunting pada Selasa 1 Juli tahun 2025, bertempat di Kantor Desa Suro Lembak.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pramusyawarah desa untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun anggaran 2026.

Rembuk stunting dilaksanakan sebagai bentuk implementasi kebijakan pemerintah pusat dan daerah yang mewajibkan setiap desa memprioritaskan penggunaan Dana Desa tahun 2025 untuk program pencegahan dan penanganan stunting.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen nasional dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Turut hadir dalam acara ini, Kepala Desa Suro Lembak Amrullah, perwakilan dari Kecamatan Ujan Mas, Ketua TP-PKK Kecamatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, kader dari Puskesmas Suro Lembak, pendamping desa, aparatur desa, Ketua BPD, kader Posyandu, pengurus PKK, dan bidan desa.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Suro Lembak, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, Amrullah mengungkapkan bahwa rembuk stunting menjadi agenda wajib yang harus dilaksanakan oleh seluruh desa, sesuai instruksi langsung dari pemerintah pusat. Stunting merupakan isu krusial yang berdampak pada kualitas tumbuh kembang anak dan generasi masa depan bangsa.

“Penanganan stunting harus dilakukan secara konvergen, terpadu, dan terkoordinasi lintas sektor. Ini penting agar program yang dijalankan dapat tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Amrullah.

Lebih lanjut, Amrullah, menambahkan bahwa output dari rembuk stunting ini berupa usulan-usulan program yang relevan berdasarkan permasalahan aktual yang terjadi di tingkat desa.

“Usulan tersebut nantinya akan dituangkan dalam dokumen RKPDes dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sebagai bentuk konkret komitmen desa dalam menangani stunting,” tambahnya.

Melalui pelaksanaan rembuk stunting ini, diharapkan kapasitas pemerintah desa dalam merencanakan, melaksanakan, serta memantau dan mengevaluasi intervensi gizi dapat semakin diperkuat.

“Langkah ini menjadi bagian penting dalam upaya menurunkan angka stunting atau gagal tumbuh pada anak di Desa Suro Lembak, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang,” tutup Amrullah.

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *