Mukomuko – 21/4/2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, mencatat peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sepanjang awal tahun 2025. Tercatat hingga 21 April 2025, total kasus DBD di daerah Kabupaten Mukomuko telah mencapai 39 kasus.
Kepala Seksi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Mukomuko, Ruli Herlindo, menyampaikan bahwa kasus terbanyak tercatat pada bulan Januari sebanyak 15 kasus, disusul Februari 7 kasus, Maret 10 kasus, dan hingga 21 April 2025 tercatat 7 kasus.
“Sebagian besar kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) ditemukan di daerah Kabupaten yaitu, di wilayah Kecamatan Kota Mukomuko, dan Kecamatan Air Dikit,” sampainya.
Sebagai respons terhadap peningkatan kasus ini, Dinkes Mukomuko telah melakukan sejumlah langkah preventif. Di antaranya, pembagian Abate (ABT) kepada masyarakat untuk memberantas jentik nyamuk, pelaksanaan fogging di wilayah terdampak, serta penguatan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui metode 3M Plus yakni, Menguras, Menutup, dan Mendaur Ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Lebih lanjut, Ruli, juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan menghindari genangan air yang dapat menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama penyakit DBD.
“Kami berharap seluruh lapisan masyarakat untuk turut berpartisipasi secara aktif dalam berbagai langkah pencegahan yang telah digalakkan, untuk menekan angka kasus DBD di daerah Kabupaten Mukomuko,” tutup Ruli Herlindo.
RIZON SAPUTRA













