Lima Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak Terjadi di Mukomuko

Daerah175 Dilihat

Mukomuko – 19/4/2025, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Mukomuko mencatat lima kasus kekerasan seksual terhadap anak sejak Januari hingga awal April 2025.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Mukomuko, Vivi Novriani, mengungkapkan bahwa sejak Januari hingga Maret 2025 tercatat sebanyak empat kasus kekerasan seksual terhadap anak, dan satu kasus tambahan kembali ditemukan pada awal April 2025.

“Kasus terbaru terjadi di wilayah Kecamatan Kota Mukomuko. Meski belum sempat terjadi tindakan kekerasan secara fisik, kasus ini tergolong sebagai upaya percobaan kekerasan seksual,” jelasnya.

Dalam insiden terbaru, pelaku juga masih berstatus sebagai pelajar. Awal mulanya pelaku berusaha masuk ke kamar korban melalui jendela. Beruntung, perbuatan tersebut tidak sampai terlaksana.

Selain itu, Vivi, juga mengatakan bahwa terdapat 4 kasus sebelumnya sekarang tengah ditangani oleh aparat penegak hukum, dan pihaknya turut memberikan pendampingan terhadap para korban, baik secara psikologis maupun dalam proses hukum, termasuk saat pembuatan berita acara pemeriksaan (BAP).

“Pendampingan ini penting agar anak merasa aman dan mampu menyampaikan informasi dengan baik kepada pihak berwenang,” jelas Vivi.

Lebih lanjut, Vivi, menambahkan bahwa mayoritas pelaku merupakan orang-orang terdekat korban, seperti ayah kandung, ayah tiri, dan kerabat dekat, serta mencatat adanya kasus penelantaran anak oleh orang tua kandung.

Sebagai upaya preventif, DP2KBP3A Kabupaten Mukomuko aktif melakukan sosialisasi mengenai bahaya dan pencegahan
kekerasan seksual sejak usia dini.

Edukasi ini menyasar anak-anak mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Pencegahan dini sangat penting agar anak-anak memiliki pengetahuan, dan keberanian untuk melindungi diri,” tutup Vivi.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *