Mukomuko – 29/7/2025, Pemerintah Desa Tanjung Mulya, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting sebagai langkah konkret dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di desa.
Kegiatan ini diselenggarakan pada Selasa, 29 Juli 2025, bertempat di Balai Desa Tanjung Mulya, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan sebagai bentuk partisipasi bersama dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Turut hadir Kepala Desa Tanjung Mulya, Ketua BPD, Pelaksana Tugas Camat XIV Koto, Kapolsek, Kepala Puskesmas Lubuk Sanai, para kader Posyandu, KPMD, kepala satuan pendidikan dari jenjang PAUD hingga SLB, serta perangkat desa lainnya.

Kepala Desa Tanjung Mulya, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Wardoyo, menyampaikan bahwa stunting merupakan persoalan serius yang berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Pendekatan kolaboratif lintas sektor sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting, karena memungkinkan sinergi antar pihak untuk menciptakan intervensi yang terarah, efektif, dan berkelanjutan.
“Permasalahan stunting bukan sekadar soal pertumbuhan fisik anak, namun juga menyangkut masa depan generasi. Karena itu, perlu kerja bersama dari semua elemen mulai dari keluarga, kader kesehatan, hingga pemerintah desa untuk menanganinya secara terintegrasi,” ujarnya.
Dalam forum Rembuk Stunting ini, dibahas sejumlah langkah strategis, seperti peningkatan pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan balita, penguatan pemantauan tumbuh kembang anak, serta penyuluhan dan edukasi gizi kepada keluarga.
“Rembuk Stunting juga menjadi bagian dari proses perencanaan pembangunan desa yang mengedepankan aspek kesehatan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup warga di Desa Tanjung Mulya,” kata Wardoyo.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Desa Tanjung Mulya dalam membangun desa tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari sisi pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Lebih lanjut, Wardoyo, menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan pandangan, merumuskan rencana aksi bersama, serta memperkuat sinergi antar pihak dalam rangka menciptakan desa yang responsif terhadap isu stunting.
“Kami berharap, melalui Rembuk Stunting ini, Desa Tanjung Mulya dapat menjadi pionir dalam penanganan stunting di tingkat desa. Kami ingin menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa mendatang,” tutup Kades Wardoyo.
RIZON SAPUTRA







