Musda II KAHMI Mukomuko Tetapkan Kepengurusan Baru Periode 2026-2031

Daerah4046 Dilihat

Mukomuko – 14/6/2026, Musyawarah Daerah (Musda) ke – II Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Mukomuko, menetapkan kepengurusan baru untuk periode 2026-2031, yang berlangsung di Aula Hotel Abyan Mukomuko, pada Minggu, 14 Juni 2026.

Dalam forum tersebut, peserta Musda secara aklamasi menyepakati lima orang presidium tanpa melalui proses pemungutan suara. Keputusan diambil setelah seluruh peserta menerima dan menyetujui formatur yang diajukan.

Dari sekitar 80 anggota KAHMI Mukomuko yang hadir, M. Ali Saftaini, SE kembali dipercaya untuk memimpin sebagai Koordinator Presidium MD KAHMI Mukomuko periode 2026-2031.

Selain M. Ali Saftaini, empat presidium lainnya yang ditetapkan adalah Muslim, SH., MH, Hari Mustaman, SP., MP, Nugra Ramadhan, SH, serta drh. Yeni Misra yang menjabat sebagai Koordinator Forhati secara ex-officio.

Penetapan dilakukan dalam sidang pleno yang dipimpin pimpinan forum. Saat nama-nama presidium dibacakan, seluruh peserta menyatakan persetujuan secara bulat sehingga proses penetapan berlangsung lancar dan penuh kebersamaan.

Usai ditetapkan, M. Ali Saftaini menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi alumni HMI di Mukomuko.

“Alhamdulillah, amanah ini kembali diberikan kepada kami. Ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab untuk terus menjaga soliditas organisasi dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ali menambahkan bahwa KAHMI Mukomuko akan terus berperan aktif memberikan gagasan dan masukan konstruktif dalam pembangunan daerah selama lima tahun ke depan.

Dengan komposisi presidium yang mewakili berbagai unsur di dalam organisasi, KAHMI Mukomuko diharapkan semakin aktif menjalankan program di bidang pendidikan, ekonomi, serta sosial kemasyarakatan, sekaligus memperkuat silaturahmi antar alumni di Kabupaten Mukomuko.

“Kami berharap seluruh alumni HMI di Mukomuko dapat terus menjaga kebersamaan, memperkuat sinergi, dan berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing demi kemajuan daerah. KAHMI harus menjadi wadah yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Mukomuko,” tutup M. Ali Saftaini.

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *