Kepahiang, Aktual Daerah News.Id – 25/4/2026, Penggunaan Dana Desa di Desa Sido Rejo, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan publik.
Sejumlah pembangunan infrastruktur yang telah direalisasikan diduga tidak sesuai harapan masyarakat dan terindikasi dikerjakan tanpa perencanaan yang matang.
Dari hasil investigasi tim Aktual Daerah News.Id, di lapangan pada Jumat, 25 April 2026, ditemukan beberapa titik pembangunan drainase yang terlihat tidak rapi, terkesan asal jadi, bahkan disinyalir terjadi tumpang tindih pekerjaan.
Bangunan drainase yang terlihat masih cukup layak diduga kembali dibangun pada tahun 2025. Kondisi tersebut memunculkan dugaan pemborosan anggaran dan lemahnya pengawasan dalam pelaksanaan proyek desa.

Lokasi pembangunan drainase tersebut, berada tidak jauh dari Balai Desa Sido Rejo, sehingga mudah terlihat oleh masyarakat.
Pembangunan drainase yang seharusnya menjadi solusi bagi permasalahan lingkungan justru berpotensi menimbulkan persoalan baru, apabila kualitas pekerjaan tidak diperhatikan.
Selain rehabilitasi drainase, tim investigasi juga mencatat adanya pembangunan plat deuker yang tercantum dalam papan informasi kegiatan desa.
Berikut rincian kegiatan yang diduga bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025:
1. Pembangunan Plat Deuker
– Volume: 2 Unit
– Lokasi: Dusun I Desa Sido Rejo
– Anggaran: Rp 10.000.000
– Sumber Dana: Dana Desa
– Tahun Anggaran: 2025
– Pelaksana: TPK Desa Sido Rejo
2. Rehabilitasi Drainase Lingkungan
– Volume: 80 Meter
– Anggaran: Rp 30.000.000
– Lokasi: Desa Sido Rejo
– Sumber Dana: Dana Desa
– Tahun Anggaran: 2025
– Pelaksana: TPK Desa Sido Rejo
Dengan anggaran puluhan juta rupiah, hasil pekerjaan yang diduga tidak maksimal ini menimbulkan pertanyaan besar terkait transparansi serta akuntabilitas pengelolaan Dana Desa. Apalagi Dana Desa merupakan uang negara yang wajib dipertanggung jawabkan secara terbuka kepada masyarakat.
Untuk kepentingan keberimbangan berita, wartawan Aktual Daerah News.Id, telah mencoba menghubungi Kepala Desa Sido Rejo melalui sambungan telepon WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada jawaban maupun klarifikasi dari pihak kepala desa.(Doni)







