Pemdes Bayung Gelar Musyawarah Pra-Pelaksanaan APBDes 2025

Inovasi Desa134 Dilihat

Kepahiang, Aktual Daerah.Id – 2/6/2025, Pemerintah Desa (Pemdes) Bayung, Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang, melaksanakan Musyawarah Pra-Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2025 pada Senin, 22 April 2025, bertempat di Balai Desa Bayung.

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kepahiang, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Tenaga Pendamping Desa, Camat Seberang Musi, Tenaga Ahli (TA), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Camat Seberang Musi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan seluruh lapisan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang efektif dan merata sesuai dengan rencana APBDes 2025.

Adapun, untuk diketahui, beberapa program utama yang akan didanai melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2025 di Desa Bayung, meliputi penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), penanganan stunting, pembangunan fisik infrastruktur, program ketahanan pangan, serta pelaksanaan program prioritas nasional Asta Cita dari Presiden Republik Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Kepala Desa (Kades) Bayung, Parwi, turut menyampaikan harapannya agar seluruh elemen desa dapat menjaga komunikasi yang baik serta semangat kebersamaan selama proses pembangunan berlangsung..

“Dihimbau agar semua pihak, mulai dari perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga tim pelaksana kegiatan (TPK), dapat menjaga komunikasi yang baik dan membangun koordinasi yang efektif selama proses pelaksanaan program pembangunan,” ujarnya.

Keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada perencanaan, tetapi juga pada sinergi dan kekompakan semua pihak yang terlibat.

Untuk itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjalin kebersamaan dan memperkuat semangat partisipatif dalam setiap tahapan kegiatan.

Lebih lanjut, Parwi, menambahkan bahwa dengan adanya kerja sama yang solid, desa dapat berkembang secara lebih cepat, adil, dan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan serta aspirasi warganya.

“Musyawarah ini memiliki peran strategis sebagai forum untuk menyatukan persepsi dan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan merata,” tutup Parwi.

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *