Pemdes Pauh Terenja Mulai Titik Nol Pembangunan Jalan Rabat Beton Tahun 2025

Inovasi Desa2542 Dilihat

Mukomuko – 6/5/2025, Pemerintah Desa (Pemdes) Pauh Terenja, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, memulai pembangunan infrastruktur jalan lingkungan dengan pelaksanaan titik nol pembangunan jalan rabat beton pada Selasa, 6 Mei 2025.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah unsur penting desa, seperti Kepala Desa, Camat, Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pendamping Teknis Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para Ketua RT, Kepala Dusun, serta tokoh masyarakat Desa Pauh Terenja.

 

Kepala Desa Pauh Terenja, Rodi Hartono, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur fisik menjadi prioritas utama pada tahun 2025. Salah satu bentuk realisasinya adalah pembangunan jalan rabat beton di dua titik lokasi yang telah ditentukan.

“Pembangunan jalan lingkungan rabat beton akan dilakukan di dua lokasi, yaitu sepanjang 80 meter di RT 5 dan sepanjang 70 meter di RT 1, Desa Pauh Terenja, Kecamatan XIV Koto,” sampainya.

 

Dengan adanya pembangunan jalan ini, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan warga dalam beraktivitas.

“Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan mobilitas dan aksesibilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi warga Desa Pauh Terenja,” jelas Rodi.

Dengan kondisi jalan yang lebih baik, masyarakat tentu dapat lebih mudah mengakses fasilitas umum seperti pasar, sekolah, layanan kesehatan, dan lain sebagainya.

 

Lebih lanjut, Rodi, menambahkan bahwa sebelum pelaksanaan titik nol, pihaknya telah menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Pra Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan tahun anggaran 2025, dan membentuk Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).

Selain itu, Pemerintah Desa (Pemdes) Pauh Terenja juga berharap masyarakat dapat turut menjaga hasil pembangunan ini agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

“Pembangunan jalan lingkungan ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Desa Pauh Terenja, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, serta mampu memperkuat fondasi pembangunan desa untuk ke depannya,” tutup Rodi Hartono.

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *