Pemkab Mukomuko Pasang Jembatan Darurat dari Batang Kelapa

Daerah4553 Dilihat

Mukomuko – 19/2/2026, Jalur utama yang menghubungkan Desa Tanah Rekah dan Tanah Harapan, Kecamatan Kota Mukomuko, menuju Desa Setia Budi, Kecamatan Teras Terunjam, sempat tidak bisa dilalui akibat kerusakan parah pada badan jalan.

Kerusakan terjadi setelah pondasi plat deker di salah satu titik runtuh. Kondisi ini membuat badan jalan menyempit dan berisiko amblas, sehingga membahayakan kendaraan yang melintas.

Meski jalan ini menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kabupaten Mukomuko, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), memilih bergerak cepat karena kondisi dinilai darurat.

Penanganan sementara langsung dilakukan agar akses warga tidak terputus total. Sejak Rabu 18 Februari 2026, kendaraan sudah kembali bisa melintas setelah petugas memasang batang kelapa sebagai jembatan darurat di titik yang rusak.

Kepala Dinas PUPR Mukomuko, Apriansyah, mengatakan langkah tersebut diambil demi menjaga keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat.

“Ini sifatnya darurat. Jalan ini sangat penting bagi warga, terutama untuk mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan pokok. Kami tidak ingin akses ini benar-benar terputus,” katanya.

Lebih dari, Apriansyah menegaskan bahwa pemasangan batang kelapa hanya solusi sementara. Untuk perbaikan permanen, diperlukan pembangunan ulang plat deker sesuai standar teknis agar mampu menahan beban kendaraan dalam jangka panjang.

Pemerintah Kabupaten Mukomuko berharap Pemerintah Provinsi Bengkulu segera melakukan penanganan lanjutan agar kerusakan tidak kembali terjadi.

“Kami mengimbau kepada warga agar tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, terutama kendaraan roda empat yang membawa muatan berat,” pungkasnya.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *