Pemkab Mukomuko Realisasikan Program “Satu Guru, Satu Laptop” Mulai 2025

Daerah4070 Dilihat

Mukomuko – 23/6/2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, memulai langkah strategis dalam peningkatan mutu pendidikan melalui peluncuran program “Satu Guru, Satu Laptop” yang akan direalisasikan mulai tahun 2025.

Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberikan dukungan perangkat teknologi kepada 1.215 guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di jenjang SD dan SMP negeri yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko.

Dalam tahap awal pelaksanaan, Pemerintah Daerah Kabupaten Mukomuko telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar melalui APBD tahun 2025, dengan rincian sebesar Rp 1,7 miliar diperuntukkan bagi guru SD dan sekitar Rp 750 juta untuk guru SMP.

Mengingat besarnya jumlah sasaran dan keterbatasan anggaran, distribusi laptop akan dilakukan secara bertahap dengan target penyelesaian selama empat tahun ke depan.

Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko, Ramon Hoski, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan perangkat keras berupa laptop, tetapi juga menjadi bagian dari strategi peningkatan kapasitas guru dalam penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

“Program ini bertujuan mendukung guru dalam menyiapkan bahan ajar digital, melaksanakan pembelajaran berbasis teknologi, serta menyusun administrasi pembelajaran secara lebih efisien dan efektif,” ujarnya.

Program ini bertujuan untuk mendukung profesionalisme guru dan memperkuat proses pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan sekolah negeri jenjang SD dan SMP.

Lebih lanjut, Ramon menegaskan bahwa realisasi program “Satu Guru, Satu Laptop” merupakan salah satu langkah prioritas Pemerintah Kabupaten Mukomuko dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Program ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas guru sebagai garda terdepan dalam proses pembelajaran, sekaligus menjawab tuntutan perkembangan dunia pendidikan di era digital.

“Melalui program “Satu Guru, Satu Laptop”, kami berharap dapat menjawab tantangan dunia pendidikan di era digital serta meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik di daerah Kabupaten Mukomuko,” tutup Ramon Hosky.

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *