View Tower Jadi Tiang Bendera Tertinggi, BMA Bengkulu Beri Dukungan Penuh

Nasional5919 Dilihat

Bengkulu, Aktual Daerah News.Id – 22/6/2025, Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Bengkulu, Drs. H. S. Effendi, M.S., mengungkapkan dukungan terhadap inisiatif Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang berencana menjadikan View Tower di kawasan Lapangan Merdeka sebagai tiang bendera tertinggi di Indonesia.

Dalam keterangannya, Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Bengkulu, Drs. H. S. Effendi, M.S., menyebutkan bahwa rencana tersebut merupakan terobosan positif yang bisa memberi nilai strategis dan simbolis bagi Provinsi Bengkulu. Apalagi, kondisi View Tower saat ini memang membutuhkan perhatian serius.

“BMA sebelumnya sudah dua kali merekomendasikan agar View Tower dievaluasi karena dikhawatirkan membahayakan. Tapi kalau ini dijadikan proyek monumental sebagai tiang bendera tertinggi, tentu sangat baik,” ujarnya.

Revitalisasi View Tower tidak hanya akan mengatasi persoalan bangunan mangkrak, tetapi juga mampu menghadirkan ikon baru yang membanggakan.

“Bangunan tersebut dapat diperkuat dan direnovasi secara menyeluruh, lalu diangkat sebagai simbol nasional. Jika direalisasikan, hal ini akan menjadi sumber kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bengkulu,” jelas Effendi.

Selain mendukung pengembangan View Tower, BMA juga memberikan dukungan terhadap rencana renovasi kawasan Balai Raya Semarak, termasuk Rumah Adat Bengkulu yang berada di kompleks tersebut.

Lebih lanjut, Effendi, menambahkan bahwa penataan kawasan tersebut diyakini akan memberikan dampak positif, baik dalam meningkatkan daya tarik pariwisata maupun dalam upaya pelestarian budaya lokal.

“Apabila direnovasi dengan optimal, kawasan ini berpotensi menjadi destinasi baru di Kota Bengkulu sekaligus berfungsi sebagai ruang budaya yang aktif dan representatif. Badan Musyawarah Adat siap memberikan dukungan penuh terhadap upaya tersebut,” tambahnya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi gagasan Gubernur Provinsi Bengkulu untuk menjadikan Balai Raya Semarak sebagai ruang terbuka publik yang multifungsi, seperti alun-alun kota.

“Kehadiran ruang publik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berbagai kegiatan, termasuk perhelatan besar seperti Sholat Id, tentu merupakan hal yang sangat positif. Kami menyambut baik inisiatif tersebut dan mendukung penuh upaya mewujudkannya,” tutup Drs. H. S. Effendi, M.S.

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *