Bengkulu, Aktual Daerah.Id – 11/5/2025, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix Piala Presiden Republik Indonesia Region A Sumatera Putaran Pertama resmi digelar di Sirkuit Padang Panjang, Kabupaten Bengkulu Selatan, pada Minggu 11 Mei 2025.
Acara ini dibuka secara langsung oleh Wakil Gubernur Provinsi Bengkulu, Mian, didampingi istri Eko Kurnia Ningsih dan Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi.
Ajang balap motor tingkat nasional ini mempertandingkan empat kelas utama, yakni MP1 (Expert), MP2 (Novice), MP3 (Rookie), dan MP4 (Beginner).
Kejurnas ini menjadi bagian dari rangkaian road show Piala Presiden di bidang otomotif yang menyasar kawasan Sumatera Bagian Selatan.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Provinsi Bengkulu, Mian, menyampaikan bahwa Kejurnas Motoprix ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kemajuan olahraga otomotif di daerah, khususnya Sumatera.
Kemudian, ia juga menggarisbawahi pentingnya menjaga sportivitas serta menjadikan ajang ini sebagai momentum mempererat tali silaturahmi antar atlet dan komunitas.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian road show Piala Presiden yang pertama digelar di Bengkulu Selatan. Ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga ajang memperkuat silaturahmi dan menunjukkan potensi generasi muda Bengkulu di bidang otomotif,” ujar Mian.

Senada dengan itu, Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, menyampaikan harapannya agar pemerintah provinsi dapat mempertimbangkan kembali lokasi pembangunan sirkuit permanen Motoprix.
Dalam hal ini, ia mengusulkan agar Bengkulu Selatan dijadikan pusat pengembangan olahraga balap motor di Provinsi Bengkulu.
“Dengan adanya sirkuit Padang Panjang yang sudah representatif, kami mengusulkan agar rencana pembangunan sirkuit Motoprix di Kota Bengkulu dialihkan ke Bengkulu Selatan,” ungkap Gusnan.

Menanggapi usulan ini, Wakil Gubernur Provinsi Bengkulu, Mian, menyatakan akan segera menyampaikan aspirasi tersebut kepada Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, untuk dikaji lebih lanjut.
Kejuaraan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi bagi para pebalap muda, tetapi juga mampu mendongkrak ekonomi lokal serta memajukan olahraga otomotif di Provinsi Bengkulu.
“Usulan dari Pak Bupati akan kami teruskan kepada Bapak Gubernur Provinsi Bengkulu untuk menjadi bahan pertimbangan ke depan,” pungkasnya.
RIZON SAPUTRA







