Wujudkan Pembangunan Rendah Karbon Berkelanjutan melalui Optimalisasi CSR, Pemkab Mukomuko Launching Aplikasi Digital SICERDAS

Daerah20 Dilihat

MUKOMUKO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui optimalisasi tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Langkah tersebut dilakukan melalui pengembangan skema creative financing dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari dunia usaha, lembaga perbankan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), hingga pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi multipihak ini dinilai menjadi salah satu solusi dalam menjawab tantangan semakin terbatasnya ruang fiskal daerah sebagai dampak dari kebijakan efisiensi anggaran. Dengan pola gotong royong, sejumlah program pembangunan yang memberikan dampak langsung dan luas bagi masyarakat tetap dapat dilaksanakan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan yang digelar di Balai Daerah Kabupaten Mukomuko, Selasa (6/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, Wakil Bupati Mukomuko, Sekretaris Daerah, para pimpinan perangkat daerah, perwakilan dunia usaha, perbankan, Baznas serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Mukomuko secara resmi meluncurkan aplikasi digital SICERDAS (Sistem Informasi CSR dan Creative Financing Daerah).

Aplikasi SICERDAS diarahkan sebagai instrumen untuk memperkuat tata kelola CSR dan creative financing agar lebih transparan, terarah, terintegrasi serta memberikan dampak nyata terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung pembangunan rendah karbon di Kabupaten Mukomuko.

Bupati Mukomuko H. Choirul Huda dalam sambutannya menegaskan bahwa tata kelola menjadi aspek penting dalam pelaksanaan program CSR. Menurutnya, setiap bentuk dukungan dunia usaha terhadap pembangunan daerah harus dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat yang jelas bagi masyarakat.

“Tata kelola menjadi penting agar semua program CSR dapat dipertanggungjawabkan. Aplikasi digital SICERDAS kita launching untuk mendorong terwujudnya pembangunan rendah karbon di Kabupaten Mukomuko,” ujar Choirul Huda.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pihak swasta, perbankan dan berbagai pihak yang selama ini telah berpartisipasi membantu pembangunan di Kabupaten Mukomuko.

“Terima kasih atas partisipasi pihak swasta yang sudah membantu pembangunan di Kabupaten Mukomuko ini,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Mukomuko, Singgih Pramono, M.H., menjelaskan bahwa kehadiran SICERDAS diharapkan dapat menjadi sarana untuk memastikan program CSR benar-benar diarahkan sesuai kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan daerah.

Menurut Singgih, aplikasi tersebut juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengetahui serta mengakses informasi mengenai peran dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah.

“Dengan adanya aplikasi ini, kita ingin memastikan program CSR benar-benar memberikan dampak nyata bagi kebutuhan masyarakat. Publik juga dapat mengakses informasi mengenai peran serta dunia usaha dalam pembangunan daerah,” jelas Singgih.

Ia menambahkan, penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan, Baznas dan pemangku kepentingan lainnya menjadi semakin penting di tengah kondisi fiskal daerah yang menghadapi tekanan akibat kebijakan efisiensi anggaran.

Melalui SICERDAS, program CSR diharapkan tidak lagi berjalan secara parsial, tetapi dapat diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah serta diarahkan untuk mendukung pembangunan yang inklusif, berkelanjutan dan rendah karbon.

Pemkab Mukomuko berharap optimalisasi CSR dan creative financing tersebut dapat menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dalam menjawab berbagai kebutuhan pembangunan di Kabupaten Mukomuko. (rz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *