Oktober Jadi Puncak Kasus DBD di Mukomuko, Masyarakat Diminta Waspada

Daerah4527 Dilihat

Mukomuko – 18/11/2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, mengumumkan adanya peningkatan jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah Kabupaten Mukomuko pada Oktober 2025.

Kepala Bidang Pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Mukomuko, Hamdan, mengungkapkan bahwa peningkatan kasus perlu menjadi perhatian serius masyarakat, terutama memasuki musim hujan yang berpotensi meningkatkan perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

“Pada bulan Oktober tahun 2025 tercatat 16 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah Kabupaten Mukomuko. Ini menunjukkan adanya kenaikan jumlah kasus yang perlu segera diantisipasi bersama,” ungkapnya.

Berikut rekapitulasi kasus DBD dari Januari hingga Oktober 2025 di Mukomuko:

– Januari: 15 kasus
– Februari: 7 kasus
– Maret: 10 kasus
– April: 14 kasus
– Mei: 14 kasus
– Juni: 5 kasus
– Juli: 4 kasus
– Agustus: 0 kasus
– September: 8 kasus
– Oktober: 16 kasus

Peningkatan kewaspadaan masyarakat menjadi kunci untuk menekan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kabupaten Mukomuko.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat di daerah Kabupaten Mukomuko, untuk rutin menjaga kebersihan lingkungan dan melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M Plus,” kata Hamdan.

Lebih lanjut, Hamdan, juga berharap agar masyarakat lebih aktif melakukan PSN, seperti menguras, menutup, dan memanfaatkan kembali tempat penampungan air, serta menerapkan langkah tambahan untuk mencegah gigitan nyamuk.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan penyuluhan di berbagai wilayah untuk menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah Kabupaten Mukomuko,” tutup Hamdan.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *