Ramai Dikunjungi Warga, PUPR Mukomuko Siapkan Solusi Lahan Parkir untuk Taman Bundaran

Daerah4324 Dilihat

Mukomuko – 21/7/2026, Taman Bundaran Kota Mukomuko sekarang menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat untuk bersantai, berfoto, hingga menikmati jajanan. Setiap hari, terutama pada sore dan malam, kawasan ini dipadati pengunjung dari berbagai kecamatan.

Di balik ramainya aktivitas tersebut, muncul persoalan baru, yakni belum tersedianya lahan parkir khusus bagi kendaraan pengunjung. Akibatnya, banyak sepeda motor dan mobil terpaksa diparkir di bahu Jalan Lintas, yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Melihat kondisi itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko mulai mengkaji kebutuhan fasilitas pendukung di kawasan taman tersebut.

Kepala Dinas PUPR Mukomuko, Apriansyah, menyampaikan bahwa hasil kajian sementara menunjukkan bahwa kebutuhan paling mendesak saat ini adalah penyediaan lahan parkir.

“Setelah kami kaji, memang salah satu kekurangan di kawasan taman ini adalah belum adanya lahan parkir,” ujarnya.

Menurutnya, jika kondisi tersebut dibiarkan, kendaraan yang parkir di tepi jalan bisa mengganggu pengguna jalan lain, bahkan meningkatkan risiko kemacetan dan kecelakaan.

“Kami telah melakukan survei untuk mencari lokasi yang dapat dimanfaatkan sebagai area parkir, dan ditemukan lahan di samping Kantor Pos yang dinilai cukup strategis,” jelas Apriansyah.

Lahan tersebut merupakan aset yang dahulu dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dan masih memiliki area kosong di bagian belakang.

Untuk dapat memanfaatkan lokasi itu, Pemkab Mukomuko melalui Dinas PUPR akan mengajukan proses hibah aset dari Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara.

“Rencananya kami mengajukan hibah aset tersebut agar nantinya bisa dimanfaatkan sebagai lahan parkir bagi pengunjung taman,” jelasnya.

Apabila proses hibah disetujui, kawasan di samping Kantor Pos beserta lahan kosong di belakangnya akan ditata menjadi kantong parkir resmi.

Lebih lanjut, Apriansyah berharap upaya tersebut dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berkunjung ke Taman Bundaran sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di jalan utama.

“Kami ingin masyarakat bisa menikmati taman dengan nyaman dan aman, tanpa menimbulkan gangguan terhadap pengguna jalan,” tutup Apriansyah.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *