Capai UHC 100%, Pemkab Mukomuko Siapkan Rp 11 Miliar Untuk Iuran JKN

Daerah166 Dilihat

Mukomuko – 10/5/2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, memastikan komitmennya dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 11 miliar pada tahun 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Bustam Bustomo, menyampaikan bahwa dari jumlah tersebut, sebesar Rp 9,75 miliar telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni. Sementara sisanya, yakni Rp 1,3 miliar, akan diusulkan melalui APBD Perubahan (APBD-P) tahun 2025.

“Anggaran ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan perlindungan kesehatan bagi masyarakat melalui JKN. Kami berharap dengan alokasi ini, pelayanan kesehatan di Mukomuko semakin optimal,” ujarnya.

Saat ini, tingkat capaian Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Mukomuko telah mencapai 98,43 persen. Pemerintah menargetkan agar seluruh warga terdaftar dalam program JKN, sesuai target UHC nasional sebesar 100 persen.

“Untuk mengurangi beban anggaran daerah, kami akan menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan kelapa sawit di daerah Kabupaten Mukomuko,” jelas Bustam.

Lebih lanjut, Bustamz menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi solusi pendanaan alternatif untuk mendukung pembayaran iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Kami akan segera menjalin kerjasama terhadap perusahaan-perusahaan sawit berpartisipasi dalam mendanai iuran JKN, di daerah Kabupaten Mukomuko,” jelas Buatam.

Selain itu, ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang tergolong mampu secara ekonomi agar berpartisipasi secara mandiri dalam program JKN. Dengan demikian, bantuan iuran dari APBD dapat difokuskan bagi kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Kami berharap dengan terjalinnya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan partisipasi aktif masyarakat, Kabupaten Mukomuko dapat mencapai target Universal Health Coverage (UHC) sebesar 100 persen serta dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” tutup Bustam Bustomo.

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *