Dinkes Mukomuko: Kelangkaan Obat? Bukan di Sini

Daerah4423 Dilihat

Mukomuko – 12/7/2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, pastikan ketersediaan obat-obatan di seluruh fasilitas layanan kesehatan di wilayah Kabupaten Mukomuko dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sepanjang tahun 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Bustam Bustomo, menyatakan bahwa persediaan obat yang ada saat ini mencakup berbagai jenis obat esensial yang dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan dasar.

Dimana obat-obat yang tersedia di fasilitas kesehatan di daerah Kabupaten Mukomuko saat ini, mencakup obat untuk penanganan demam, batuk, flu, hipertensi, diabetes, infeksi ringan, serta vitamin dan suplemen penunjang kesehatan.

“Stok obat yang tersedia diperoleh melalui alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) non-fisik dan saat ini mencukupi untuk mendukung layanan kesehatan di seluruh fasilitas, termasuk RSUD Mukomuko, Puskesmas, serta Rumah Sakit Pratama Ipuh,” katanya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, mengumumkan total dana yang dialokasikan melalui DAK non-fisik untuk pengadaan obat di Kabupaten Mukomuko pada tahun 2025 mencapai Rp 5 miliar, yang digunakan untuk menjaga ketersediaan obat secara merata di semua fasilitas pelayanan kesehatan.

Lebih lanjut, Bustam, juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di daerah Kabupaten Mukomuko agar segera melaporkan jika menemukan adanya kendala atau kelangkaan obat di lapangan.

“Diimbau kapan masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan kendala atau kekurangan obat di fasilitas pelayanan kesehatan, baik langsung ke Dinas Kesehatan maupun melalui fasilitas kesehatan terdekat, agar dapat segera ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” tambahnya.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa sebagai langkah antisipatif, Puskesmas diberi kewenangan untuk melakukan pengadaan obat secara mandiri apabila terjadi kekurangan. Pengadaan tersebut dapat menggunakan anggaran internal Puskesmas, atau dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Dengan ini, kami berharap kebutuhan obat di seluruh wilayah di daerah Kabupaten Mukomuko tetap terpenuhi, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan optimal,” tutup Bustam Bustomo.

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *