Dinkes Mukomuko Siaga: Antisipasi Lonjakan Covid-19, Edaran Kemenkes Sudah Didistribusikan

Daerah5047 Dilihat

Mukomuko – 16/6/2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mukomuko, telah menerima surat edaran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) bernomor SR.03.01/C/1422/2025, yang berisi imbauan peningkatan kewaspadaan terhadap potensi lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air.

Surat tersebut menekankan pentingnya penguatan sistem deteksi dini, pengawasan kasus, serta kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh daerah.

Hal ini sebagai bentuk antisipasi terhadap dinamika penyebaran Covid-19 secara global, termasuk munculnya varian baru yang kini mulai terdeteksi di beberapa negara.

Kepala Bidang Pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Mukomuko, Hamdan, menyampaikan bahwa sejauh ini belum ditemukan kasus Covid-19 yang tercatat di wilayah Kabupaten Mukomuko.

Meski demikian, pihaknya telah menindaklanjuti surat edaran tersebut dengan mendistribusikannya ke seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Mukomuko sebagai langkah antisipatif.

“Memang sampai saat ini belum ada kasus positif Covid-19 di Mukomuko, namun kami telah menyebarkan surat edaran ini ke seluruh fasyankes sebagai langkah antisipatif,” ujarnya.

Berdasarkan data Kemenkes, sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara seperti Thailand, Singapura, Hong Kong, dan Malaysia menunjukkan tren peningkatan kasus pada pekan ke-18 dan 19 tahun 2025. Bahkan, Indonesia sendiri telah mencatat satu kasus di wilayah Yogyakarta.

Lebih lanjut, Hamdan, menuturkan bahwa pihaknya akan memperkuat koordinasi antar sektor serta mengintensifkan kampanye vaksinasi booster sebagai bagian dari strategi mitigasi risiko penyebaran Covid-19.

“Selain itu, upaya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penerapan protokol kesehatan akan terus ditingkatkan, untuk membangun kesadaran kolektif dan memperkuat pencegahan di tingkat komunitas,” tambahnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko akan mengambil langkah-langkah preventif untuk meminimalkan risiko lonjakan kasus. Stabilitas layanan kesehatan di Mukomuko harus tetap terjaga.

“Dengan kesiapsiagaan ini, diharapkan Kabupaten Mukomuko dapat tetap aman dan terlindungi dari potensi gelombang baru penyebaran Covid-19,” tutup Hamdan.

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *