Mukomuko – 15/1/2026, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kabupaten Mukomuko, memastikan pasokan gas LPG 3 kilogram di wilayah Kabupaten Mukomuko dalam kondisi aman dan lancar pada awal tahun 2026.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop-UKM Kabupaten Mukomuko, Hutri Wahyudi, menyampaikan bahwa setiap hari distribusi LPG 3 kg ke Kabupaten Mukomuko mencapai sekitar 1.200 tabung yang disuplai oleh dua agen.
“Pasokan harian berasal dari dua agen, yakni PT Gresik Putra Abadi (GPA) sebanyak 600 tabung dan PT Citra Bintang Lestari (CBL) sebanyak 600 tabung. Jika diakumulasi, dalam satu minggu jumlah LPG 3 kg yang masuk ke Mukomuko mencapai sekitar 26 ribu tabung,” ujarnya.
Dengan jumlah pasokan tersebut, ketersediaan LPG 3 kg untuk masyarakat saat ini masih tergolong aman dan mampu memenuhi kebutuhan di seluruh wilayah Kabupaten Mukomuko.
Selain memastikan ketersediaan pasokan, Disperindagkop-UKM Kabupaten Mukomuko juga mengingatkan terkait penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kg yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
“Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kg di daerah Kabupaten Mukomuko dibagi ke dalam empat kategori, menyesuaikan dengan jarak dan wilayah distribusi,” jelas Hutri.
Adapun, untuk di wilayah Kecamatan Air Rami, Malin Deman, Ipuh, dan Sungai Rumbai, HET ditetapkan sebesar Rp 22 ribu per tabung.
Sementara itu, di Kecamatan Teramang Jaya, Kecamatan Penarik, dan Kecamatan Teras Terunjam, HET LPG 3 kg berada pada angka Rp 23 ribu.
Kemudian, untuk wilayah Kecamatan Air Dikit, Selagan Raya, Kota Mukomuko, dan Air Manjuto, HET ditetapkan sebesar Rp 24 ribu per tabung. Adapun wilayah Kecamatan V Koto, XIV Koto, dan Lubuk Pinang memiliki HET tertinggi, yakni Rp 25 ribu per tabung.
Lebih lanjut, Hutri, juga mengimbau kepada seluruh pangkalan LPG 3 kg di Kabupaten Mukomuko agar mematuhi HET yang telah ditetapkan dan tidak menjual gas bersubsidi ini di atas harga tersebut.
“Kami akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan bahwa distribusi LPG 3 kg di daerah Kabupaten Mukomuko berjalan tertib, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tutup Hutri Wahyudi.
RIZON SAPUTRA












