Dispora Mukomuko Siapkan Tata Kelola Baru Kawasan Wisata

Daerah4980 Dilihat

Mukomuko – 17/12/2025, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mukomuko, tengah mempersiapkan regulasi penertiban kawasan wisata di wilayah Kabupaten Mukomuko yang direncanakan mulai diterapkan pada tahun 2026.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mukomuko, Ujang Selamat, S.Pd., mengatakan bahwa penertiban akan difokuskan pada objek wisata yang dinilai sudah memungkinkan untuk dikelola secara optimal. Salah satu lokasi yang menjadi prioritas saat ini adalah kawasan wisata Danau Nibung.

“Danau Nibung menjadi salah satu destinasi prioritas yang dapat dikelola lebih awal di daerah Kabupaten Mukomuko. Penertiban ini dinilai penting untuk memastikan pengelolaan ke depan berjalan lebih tertata dan terarah,” katanya.

Penataan kawasan wisata ini bertujuan untuk mencegah terjadinya pungutan liar yang berpotensi merugikan pengunjung serta mencoreng citra pariwisata daerah. Dengan adanya regulasi yang jelas, diharapkan seluruh aktivitas di kawasan wisata dapat berjalan sesuai aturan.

“Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk menciptakan tata kelola destinasi wisata di daerah Kabupaten Mukomuko yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan,” jelas Ujang.

Selain itu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mukomuko, juga merencanakan kerja sama lintas sektor, khususnya dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), dalam pengelolaan destinasi wisata di sepanjang kawasan pantai yang berada dalam kewenangan BKSDA.

Lebih lanjut, Ujang, menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan konsep pengelolaan wisata yang berkelanjutan serta tetap memperhatikan aspek pelestarian lingkungan.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan sektor pariwisata daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya tarik wisata Kabupaten Mukomuko pada tahun-tahun mendatang,” tutup Ujang Selamat, S.Pd.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *