Gubernur Helmi Hasan Serahkan Rp 1 Miliar untuk Juara I SADESAHE

Daerah5868 Dilihat

Bengkulu, Aktual Daerah News.Id – 29/1/2026, Desa Tanah Hitam, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, dinobatkan sebagai Juara I Program Satu Desa Satu Hektare Jagung Hibrida (SADESAHE) Tahun 2025.

Atas capaian ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan hadiah senilai Rp 1 miliar yang diserahkan langsung oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, pada kegiatan Panen Raya Jagung, Kamis, 29 Januari 2026.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Provinsi Bengkulu, Helmi Hasan menyampaikan bahwa program SADESAHE merupakan wujud komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam mendukung agenda ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Keberhasilan Desa Tanah Hitam membuktikan bahwa sektor pertanian desa memiliki potensi besar dalam menopang ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program ini bertujuan menghidupkan kembali semangat bertani di desa. Dengan minimal satu hektare lahan tanam di setiap desa atau kelurahan, ketersediaan pangan bisa dijaga dari hulu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Helmi menambahkan bahwa ke depan SADESAHE tidak hanya berfokus pada komoditas jagung, tetapi juga akan dikembangkan pada tanaman pangan lain seperti umbi-umbian, cabai, dan tomat sebagai upaya diversifikasi pangan.

“Kami mengimbau agar hadiah Rp 1 miliar dikelola secara produktif dengan membeli atau menambah lahan pertanian yang kemudian menjadi aset desa,” tambahnya.

Menurutnya, pembagian dana secara langsung berpotensi menimbulkan persoalan sosial, sementara investasi lahan akan memberikan manfaat jangka panjang.

“Target tahun depan akan ditingkatkan. Tidak lagi satu hektare, tetapi dua hektare per desa. Dengan demikian, tidak ada lagi desa yang tidak memiliki lahan pertanian,” pungkas Gubernur Helmi Hasan.

Adapun, sebelum panen raya, kegiatan diawali dengan peletakan batu pertama pembangunan Tugu Jagung sebagai simbol keberhasilan sekaligus keberlanjutan program SADESAHE di Provinsi Bengkulu.

Sementara itu, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor, dan ia mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, desa, kelompok tani, penyuluh pertanian, dan unsur Forkopimda.

“Program ini harus menjadi gerakan berkelanjutan, bukan sekadar lomba. Dampaknya diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta menjaga stabilitas pangan dan kamtibmas,” kata Kapolda Irjen Pol Mardiyono.

Hingga tahun 2025, program SADESAHE telah diikuti oleh 1.298 desa dengan total luas lahan tanam mencapai lebih dari 1.299 hektare yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.

Adapun daftar pemenang SADESAHE 2025, Juara I diraih Desa Tanah Hitam Kabupaten Bengkulu Utara dengan hadiah Rp 1 miliar, Juara II Desa Pelajaran II Kabupaten Kaur memperoleh Rp 500 juta, Juara III Desa Ulak Lebar Kabupaten Bengkulu Selatan menerima Rp 250 juta.

Sementara Juara Harapan I diraih Desa Sumber Rejo Kabupaten Rejang Lebong dengan hadiah Rp 100 juta, Juara Harapan II Desa Batu Kalung Kabupaten Kepahiang Rp 75 juta, dan Juara Harapan III Desa Nenggalo Kabupaten Mukomuko Rp 50 juta.

Selain itu, kategori Desa/Kelurahan Inovatif Teknologi Budidaya Jagung Terbaik diraih Kelurahan Betungan, Kota Bengkulu. Pada Lomba Partisipasi Masyarakat Penanaman Cabai Tahun 2025, pemenang diraih oleh Desa Sri Kuncoro Kabupaten Bengkulu Tengah, Desa Tabeak Belau Kabupaten Lebong, dan Desa Sukasari Kabupaten Seluma.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *