Harga Sawit di Mukomuko Anjlok, Banyak Pabrik Sekarang Beli TBS di Bawah Rp 3.000/Kg

Daerah4866 Dilihat

Mukomuko – 21/5/2026, Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kembali mengalami mengalami penurunan dan sekarang banyak pabrik membeli di bawah Rp 3.000 per kilogram di daerah Kabupaten Mukomuko.

Kondisi ini membuat Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko meningkatkan pengawasan terhadap harga di 11 pabrik sawit yang beroperasi di daerah Kabupaten Mukomuko.

Kepala Dinas Pertanian Mukomuko, Hari Mustaman, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan harga di lapangan karena dinilai tidak sesuai dengan hasil penetapan harga yang sebelumnya telah dibahas bersama tim provinsi.

Sebelumnya, rapat penetapan harga yang dipimpin Wakil Gubernur Bengkulu menetapkan harga TBS sawit di Kabupaten Mukomuko berada di kisaran Rp 3.400 per kilogram. Namun kenyataannya, harga di tingkat pabrik justru terus mengalami penurunan.

“Ke depan saat penetapan harga, kondisi ini akan kami sampaikan kepada pimpinan tim. Di lapangan harga tidak mengalami kenaikan sesuai ketetapan, malah turun hingga di bawah Rp 3.000 per kilogram,” katanya.

Lebih lanjut, Hari menambahkan bahwa pengawasan akan terus dilakukan agar perusahaan dapat menjalankan harga yang telah disepakati bersama.

Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi agar petani sawit tidak mengalami kerugian lebih besar.

Berikut harga TBS sawit di sejumlah pabrik di Mukomuko Kami, 21 Mei 2026:

– PT SAPTA: Rp 2.490/kg turun Rp 250
– PT USM: Rp 2.510/kg turun Rp 300
– PT KSM: Rp 2.620/kg turun Rp 250
– PT SAP: Rp 2.940/kg tetap
– PT SSS: Rp 2.500/kg turun Rp 400
– PT MMIL: Rp 2.660/kg turun Rp 260
– PT KAS: Rp 2.600/kg turun Rp 250
– PT MPRA: Rp 2.680/kg turun Rp 250
– PT DDP: Rp 2.680/kg turun Rp 250
– PT GSS: Rp 2.660/kg turun Rp 250
– PT BMK: Rp 2.600/kg turun Rp 300.

“Petani sawit memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat di daerah Kabupaten Mukomuko sehingga stabilitas harga perlu dijaga,” tutup Hari Mustaman.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *