Edukasi, Aktual Daerah.Id – 14/5/2025, menjaga kecukupan asupan cairan merupakan hal yang krusial untuk memastikan seluruh fungsi tubuh dapat berjalan secara optimal, mengingat sekitar 70 persen dari tubuh manusia terdiri dari air.
Diketahui, setiap individu untuk mengonsumsi minimal 2 liter atau 8 gelas air putih per hari, dan apabila kekurangan asupan minum air putih dapat berdampak negatif terhadap kesehatan, seperti menurunnya tingkat energi, konsentrasi, hingga imunitas tubuh.
Berikut sejumlah gejala yang menandakan bahwa tubuh mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi:
1. Rasa Haus dan Mulut Kering
Mulut kering dan munculnya rasa haus merupakan indikasi awal dehidrasi.
Selain itu, kondisi ini juga dapat mengganggu kekebalan tubuh, sebab produksi air liur yang menurun membuat mulut rentan terhadap infeksi.
Jika tidak bisa segera minum air, disarankan untuk membilas mulut dengan sedikit cairan.
2. Urine Berwarna Gelap dan Sedikit
Warna urine merupakan indikator sederhana untuk menilai kecukupan cairan tubuh.
Urine yang berwarna pekat atau lebih gelap dari biasanya menunjukkan bahwa tubuh kekurangan air.
3. Sakit Kepala dan Pusing
Menurunnya volume darah akibat dehidrasi dapat menyebabkan pasokan darah dan nutrisi ke otak terganggu, yang berujung pada sakit kepala atau rasa pusing.
Jika kondisi ini terjadi berulang, sebaiknya segera konsultasikan ke tenaga medis.
4. Tubuh Lelah dan Sulit Berkonsentrasi
Kelelahan dan gangguan konsentrasi juga bisa menjadi dampak dari tubuh yang tidak terhidrasi dengan baik.
Volume darah yang menurun menyebabkan pasokan oksigen dan nutrisi ke otak terganggu.
5. Kulit dan Bibir Menjadi Kering
Dehidrasi juga memengaruhi kelembapan kulit dan bibir.
Salah satu cara mengeceknya adalah dengan mencubit kulit punggung tangan.
Jika kulit tidak cepat kembali ke posisi semula, itu bisa menjadi tanda kekurangan cairan.
6. Lingkaran Hitam di Bawah Mata
Kondisi darah yang lebih kental akibat dehidrasi membuat pembuluh darah di sekitar mata menjadi lebih terlihat.
Hal ini dapat menyebabkan lingkaran hitam, mata cekung, dan kerutan menjadi lebih tampak.
7. Sembelit atau Sulit Buang Air Besar Kurangnya asupan air juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti sembelit.
Usus akan menyerap lebih banyak air dari feses, sehingga volumenya berkurang dan menyebabkan sulit buang air besar.
Menjaga asupan air putih secara rutin sangat penting, tidak hanya untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, tetapi juga untuk mendukung fungsi vital organ.
Oleh karena itu, mulailah dengan kebiasaan sederhana seperti membawa botol minum setiap hari agar kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi.
RIZON SAPUTRA







