Pemdes Suka Sari Tanam Jagung Serentak, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Inovasi Desa119 Dilihat

Kepahiang, Aktual Daerah.Id – 4/5/2025, Pemerintah Desa Suka Sari, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, melaksanakan penanaman jagung sebagai bagian dari program nasional “Satu Desa Satu Hektar Jagung” yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Adapun, program penanaman jagung “Satu Desa Satu Hektar Jagung” ini turut didukung penuh oleh Kapolda Provinsi Bengkulu, dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional.

Program ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Tanam Jagung Serentak Satu Juta Hektar yang ditujukan untuk mendorong swasembada pangan, meningkatkan produksi jagung nasional, serta membuka peluang peningkatan pendapatan petani di pedesaan.

Kegiatan penanaman jagung dilaksanakan pada 24 April 2025, dengan dihadiri oleh Kepala Desa Suka Sari, Yogi, bersama jajaran pendamping desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua BUMDes, serta masyarakat setempat.

Kepala Desa, Suka Sari, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Yogi, menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini dikelola langsung oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang bersinergi dengan masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk mendukung penuh program ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan. Penanaman jagung ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan swasembada pangan dan kesejahteraan petani,” sampainya.

Selain memberikan dampak ekonomi, program ini juga memperkuat kolaborasi antara masyarakat dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas sosial di wilayah pedesaan.

“Kehadiran kepolisian dalam kegiatan ini menjadi simbol dukungan terhadap kesejahteraan rakyat, dan penguatan hubungan masyarakat dengan institusi negara,” jelas Yogi.

Lebih lanjut, Yogi, menambahkan bahwa dengan keberhasilan program “1 Desa 1 Hektar Jagung”, Provinsi Bengkulu diharapkan dapat tumbuh menjadi salah satu sentra produksi jagung nasional.

“Kunci keberhasilan program ini terletak pada sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dalam pengelolaan pertanian secara berkelanjutan,” tutup Yogi.

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *