Program BLK 2026 Segera Dibuka, Disnakertrans Ajak Warga Manfaatkan Kesempatan

Daerah4545 Dilihat

Mukomuko – 11/5/2026, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mukomuko, menyiapkan program strategis pada tahun 2026 melalui pelatihan keterampilan di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Mukomuko sebagai upaya menekan angka pengangguran yang masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Program pelatihan ini akan difokuskan untuk meningkatkan kemampuan anak muda dan pencari kerja lokal agar lebih siap bersaing di dunia kerja. Disnakertrans Kabupaten Mukomuko juga mendapat dukungan anggaran dari Pemerintah Pusat untuk menjalankan program tersebut.

BLK Mukomuko direncanakan membuka empat pos pelatihan utama. Dari beberapa bidang yang akan dibuka, pelatihan komputerisasi dan teknik kelistrikan diperkirakan menjadi yang paling diminati, karena kebutuhan tenaga kerja saat ini banyak mengarah pada sektor digital dan teknis.

Kepala Disnakertrans Mukomuko, Nurdiana, SE, MAP., mengatakan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan seluruh kebutuhan teknis agar pelaksanaan pelatihan dapat berjalan lancar, termasuk penyebaran informasi pendaftaran kepada masyarakat.

“Kami tidak ingin pemuda kita hanya jadi penonton di daerah sendiri. Melalui BLK ini, kita ingin meningkatkan kemampuan praktis mereka. Informasi pendaftaran dan jadwal pelatihan akan segera kami umumkan. Yang ingin serius belajar, silakan persiapkan diri dari sekarang,” katanya.

Program pelatihan ini diharapkan dapat membantu mengurangi angka pengangguran, terutama bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan pekerjaan karena tidak memiliki sertifikat keahlian.

Lebih lanjut, Nurdiana menambahkan bahwa jika masyarakat memiliki keterampilan dan sertifikasi, peluang kerja akan lebih terbuka dan daya saing tenaga kerja lokal Mukomuko bisa meningkat.

“Anggaran sudah tersedia dan fasilitas sudah disiapkan. Sekarang tinggal kemauan masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini. Semoga program ini bisa menjadi jalan pembuka untuk masa depan ekonomi keluarga yang lebih baik di Kabupaten Mukomuko,” tutup Nurdiana, SE, MAP.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *