Mukomuko – 2/12/2025, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, terus mendorong percepatan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di wilayah Kabupaten Mukomuko pada tahun 2025.
Program strategis ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas kebun kelapa sawit milik petani melalui dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Fitriyani Ilyas, menjelaskan bahwa hingga saat ini terdapat lima kecamatan yang telah menjalin (MoU) dengan BPDPKS terkait pelaksanaan PSR di wilayah Kabupaten Mukomuko.
“Total luas lahan yang telah masuk dalam MOU mencapai 640 hektare, tersebar di lima kecamatan yang menjadi sasaran program PSR di daerah Kabupaten Mukomuko,” jelasnya.
Adapun, dari lima kecamatan tersebut, tiga wilayah telah menunjukkan progres pelaksanaan PSR hingga 30 persen, yakni Kecamatan Malin Deman, Pondok Suguh, dan Air Dikit.
“Sementara dua kecamatan lainnya, yaitu Selagan Raya dan Teras Terunjam, dijadwalkan akan mulai dikerjakan pada pertengahan Desember 2025, setelah penyelesaian tahapan di tiga kecamatan awal,” kata Fitriyani.
Keberlanjutan program PSR tidak hanya menyasar aspek peremajaan tanaman, tetapi juga mencakup edukasi kepada petani. Sosialisasi mengenai teknik budidaya yang baik, pemupukan, hingga pemeliharaan tanaman kelapa sawit.
Lebih lanjut, Fitriyani, menambahkan bahwa program ini bertujuan untuk memperkuat kualitas kebun rakyat sehingga produktivitas sawit di daerah Kabupaten Mukomuko dapat meningkat secara signifikan.
“Kami berharap program replanting ini benar-benar memberi manfaat bagi petani, membantu mereka memperoleh hasil yang lebih baik serta menjaga keberlanjutan sektor perkebunan di daerah Kabupaten Mukomuko,” tutup Fitriyani Ilyas.
RIZON SAPUTRA







