RSUD Mukomuko Kebut Pemenuhan Syarat Operasional CT-Scan

Daerah4780 Dilihat

Mukomuko – 25/11/2025, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mukomuko, menyatakan upaya peningkatan mutu layanan kesehatan masih terkendala pada pengoperasian salah satu fasilitas penting. Meskipun perangkat CT-scan telah tersedia sejak beberapa waktu lalu, alat tersebut hingga kini belum dapat difungsikan untuk melayani pasien.

Terdapat dua faktor utama yang menyebabkan layanan CT-scan belum bisa dibuka. Selain belum tersedianya tenaga radiografer bersertifikasi yang mampu mengoperasikan perangkat tersebut, proses perizinan dari instansi terkait juga masih menunggu penyelesaian akhir.

Berbagai langkah sekarang sedang dilakukan, mulai dari pemenuhan kebutuhan SDM sesuai standar hingga percepatan kelengkapan dokumen legalitas. Harapannya, seluruh persyaratan dapat dipenuhi dalam waktu dekat sehingga masyarakat tidak perlu menunggu lebih lama untuk mendapatkan layanan pencitraan medis ini.

CT-scan atau Computed Tomography Scan merupakan alat medis yang memanfaatkan sinar-X dan sistem komputer untuk menghasilkan gambar penampang tubuh secara detail, baik berlapis maupun tiga dimensi.

Teknologi ini penting dalam mendeteksi cedera, perdarahan, tumor, dan berbagai kondisi medis lain yang membutuhkan diagnosis lebih akurat dibandingkan rontgen konvensional.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mukomuko, Syafriadi Taher, mengatakan hadirnya CT-scan diharapkan menjadi solusi agar pasien tidak lagi harus dirujuk ke daerah lain untuk pemeriksaan lanjutan.

Jika semua persyaratan teknis dan administrasi telah terpenuhi, layanan CT-scan akan segera beroperasi untuk pasien umum maupun rujukan internal.

“Selama izin belum tuntas dan tenaga ahli belum lengkap, jelas alat ini belum dapat kami fungsikan. Padahal keberadaannya sangat penting, terutama untuk mendukung penegakan diagnosis, termasuk bagi spesialis saraf,” katanya.

Lebih lanjut, Syafriadi, juga memastikan bahwa pihak rumah sakit akan terus berupaya memenuhi kebutuhan tenaga radiografer demi mempercepat pembukaan layanan tersebut.

“Target kami, begitu izin keluar dan SDM siap, CT-scan langsung dapat melayani masyarakat,” tutup Syafriadi Taher.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *