Mukomuko – 16/9/2025, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mukomuko, memastikan seluruh desa di wilayah Kabupaten Mukomuko akan mengikuti lomba ketahanan pangan bertajuk Satu Desa Satu Hektar Jagung.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mukomuko, Ujang Selamat, mengungkapkan bahwa dari total 148 desa yang tersebar di 15 kecamatan, di Kabupaten Mukomuko sebanyak 140 desa sudah mendaftar lebih dulu, sementara delapan desa lainnya akan segera menyusul.
“Setiap desa dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 3 juta. Dana ini digunakan untuk membeli sarana produksi pertanian berupa benih jagung, pupuk cair organik, serta benih cabai merah, yang bersumber dari alokasi ketahanan pangan, yaitu 20 persen dari Dana Desa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ujang, menambahkan bahwa penggunaan Dana Desa untuk program ini tidak menyalahi aturan. Desa bisa menggunakan alokasi dana ketahanan pangan untuk pembelian saprotan dalam lomba ini. Jadi tidak ada masalah.
“Belum semua desa memulai penanaman jagung karena kegiatan ini masih dalam proses perubahan APBDes. Kami berharap lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan juga dapat meningkatkan kemandirian desa dalam memenuhi kebutuhan pangan,” tutup Ujang Selamat.
RIZON SAPUTRA







