Mukomuko – 8/6/2026, Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Barat Sumatra Bengkulu–Sumbar, tepatnya di Desa Pauh Terenja, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, pada Minggu, 7 Juni 2026, sekitar pukul 20.00 WIB.
Peristiwa ini melibatkan dua sepeda motor dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka berat.
Kanit Laka Satlantas Polres Mukomuko, Aiptu Acipto, S.H, menjelaskan bahwa kendaraan yang terlibat adalah sepeda motor Honda CB 150 R warna putih-merah dengan nomor polisi BD 4836 NP yang dikendarai Prananda Yendri (26), warga Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko. Saat itu, Prananda berboncengan dengan Edi Priyanto (26), warga Pantai Indah, Koto Jaya.
Sementara itu, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Supra X 125 warna biru silver dengan nomor polisi BD 6947 AA yang dikendarai Diki Jananda (19), warga Desa Tanjung Alai, Kecamatan Lubuk Pinang.
“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, sepeda motor CB 150 R melaju dari arah Sumbar menuju Bengkulu. Sedangkan Honda Supra X bergerak dari arah Bengkulu menuju Sumbar,” jelasnya.
Saat berada di ruas jalan lurus Desa Pauh Terenja, sepeda motor Supra X diduga melebar ke jalur kanan hingga bertabrakan dengan motor yang datang dari arah berlawanan. Selain itu, kendaraan tersebut diketahui tidak menyalakan lampu utama dan tidak menggunakan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB).
Akibat kecelakaan tersebut, Prananda Yendri mengalami patah tulang pada tangan kiri serta luka di bagian kaki kiri. Sementara Edi Priyanto mengalami luka robek pada kaki kiri dan cedera pada bahu kiri. Keduanya saat ini menjalani perawatan di RSUD Mukomuko.
“Sedangkan Diki Jananda mengalami luka berat berupa patah tulang kaki kiri, benturan di kepala, serta pendarahan dari hidung dan telinga kanan. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit,” jelas Aiptu Acipto.
Lebih lanjut, Aiptu Acipto mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, termasuk menyalakan lampu utama saat berkendara pada malam hari serta melengkapi dokumen kendaraan.
“Jangan mengabaikan keselamatan saat berkendara. Lampu kendaraan sangat penting agar pengendara lain dapat melihat dari jarak jauh. Disiplin berlalu lintas dapat mengurangi risiko terjadinya kecelakaan,” pungkasnya.
RIZON SAPUTRA








