AMJ Akan Dideklarasikan di Bengkulu, Jawab Tantangan Transformasi Digital Dunia Media

Daerah5811 Dilihat

Bengkulu, Aktual Daerah News.Id – 27/1/2026, Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) dijadwalkan akan dideklarasikan secara resmi pada Senin, 2 Februari 2026, bertempat di Hotel Mercure Bengkulu.

Deklarasi ini mengusung tema “Kolaboratif dan Adaptif di Era Transformasi Digital” sebagai cerminan komitmen AMJ dalam merespons perubahan cepat di dunia media dan informasi.

AMJ dibentuk sebagai organisasi yang merangkul lintas elemen ekosistem media, mulai dari pengguna platform media sosial seperti penggiat media sosial, konten kreator, dan influencer, hingga media siber serta jurnalis atau wartawan.

Model keanggotaan ini dirancang untuk menjawab realitas baru dunia informasi yang sekarang semakin menyatu antara jurnalisme profesional dan platform digital.

Kehadiran AMJ bertujuan menjadi wadah berhimpun yang profesional, beretika, dan bertanggung jawab bagi seluruh unsur media dan jurnalis, untuk memperjuangkan kepentingan bersama sekaligus menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada publik.

Secara visi, AMJ menargetkan terwujudnya media dan jurnalis yang produktif, kompeten, memiliki daya saing, serta mampu berkontribusi bagi bangsa di berbagai sektor, seiring dengan perkembangan transformasi digital yang terus berlangsung.

Untuk mewujudkan visi tersebut, AMJ menetapkan lima misi utama, yakni menjaga keberlanjutan dan eksistensi media serta jurnalis, meningkatkan profesionalisme insan pers, melindungi serta memperjuangkan kepentingan media dan jurnalis, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan informasi, serta membangun jejaring kerja sama yang berkontribusi terhadap pembangunan di berbagai bidang.

Keanggotaan AMJ meliputi pengguna platform media sosial, media siber yang berbadan hukum Indonesia, serta jurnalis atau wartawan yang bekerja pada media siber berbadan hukum Indonesia dan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Dengan landasan tersebut, AMJ menegaskan komitmennya dalam menjunjung tinggi kebebasan pers yang profesional dan bertanggung jawab.

Deklarasi AMJ diharapkan menjadi momentum konsolidasi bagi insan media dan jurnalis untuk membangun sinergi yang lebih kuat, kolaboratif, dan adaptif.

Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam memperkuat ekosistem pers yang sehat, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan publik di tengah era digital.

Penggagas sekaligus pendiri AMJ, Wibowo Susilo, S.E., menyampaikan bahwa lahirnya AMJ merupakan respons atas perubahan besar dalam pola produksi dan distribusi informasi.

“AMJ kami rancang sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan media sosial, media online, dan jurnalis. Di era transformasi digital, ketiganya tidak lagi bisa berjalan sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wibowo, menambahkan bahwa sinergi menjadi kunci agar informasi yang disampaikan tetap berkualitas, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi masyarakat. Tema deklarasi AMJ menjadi arah strategis organisasi ke depan.

“Kolaboratif dan Adaptif di Era Transformasi Digital adalah pijakan AMJ untuk mendorong media dan jurnalis agar tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang, profesional, dan berdaya saing. AMJ hadir untuk melindungi, memberdayakan, sekaligus mendorong inovasi dalam dunia media,” pungkas Wibowo Susilo, S.E.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *