Distan Mukomuko Siapkan 4.710 Kg Benih untuk Program Tanam Jagung Nasional

Daerah151 Dilihat

Mukomuko – 18/4/2025, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, mendukung program penanaman jagung serentak 1 juta hektar pada tahun 2025, yang diselenggarakan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Kementerian Pertanian (Kementan).

Dalam waktu sekarang, Pemerintah Pusat telah menyalurkan bantuan benih jagung ke Daerah Kabupaten Mukomuko sebanyak 4.710 kilogram.

Adapun, bantuan ini akan diperuntukkan bagi lahan seluas 314 hektare yang telah diusulkan oleh kelompok tani di berbagai wilayah di daerah Kabupaten Mukomuko.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Novi Hidayanti, menyampaikan bahwa benih jagung ini akan didistribusikan kepada kelompok tani yang tersebar di beberapa wilayah di daerah Kabupaten Mukomuko pada tahun 2025.

“Benih jagung ini akan dibagikan kepada seluruh kelompok tani di daerah Kabupaten Mukomuko sesuai dengan usulan penanaman yang telah kami terima,” sampainya.

Berikut rincian usulan luas tanam jagung dari beberapa kecamatan di Kabupaten Mukomuko 2025:

– Selagan Raya: 107 hektare
– Air Rami: 31 hektare
– Air Manjuto: 49 hektare
– Ipuh: 6 hektare
– Sungai Rumbai: 26 hektare
– Penarik: 27 hektare
– Air Dikit: 1 hektare
– Pondok Suguh: 11 hektare
– XIV Koto: 3 hektare
– Malin Deman: 6 hektare
– Teras Terunjam: 2 hektare
– Kota Mukomuko: 1 hektare
– V Koto: 3 hektare
– Lubuk Pinang: 41 hektare

Dari seluruh kecamatan yang ada di daerah Kabupaten Mukomuko, hanya Kecamatan Teramang Jaya yang tidak mengajukan usulan penanaman jagung pada tahun ini.

“Untuk pelaksanaan program tersebut, kami juga melibatkan kerja sama antara Balai Penyuluh Pertanian (BPP), dan pihak Kepolisian Kabupaten Mukomuko,” jelas Novi.

Lebih lanjut, Novi, juga menambahkan bahwa terkait dengan bantuan lain seperti herbisida dan insektisida, ia mengakui hingga sekarang bantuan dari pemerintah pusat belum turun.

“Kami berharap distribusi bantuan tersebut bisa segera terealisasi untuk mendukung keberhasilan penanaman jagung terutama di daerah Kabupaten Mukomuko,” tambahnya.

Selain itu, program penanaman jagung ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung tercapainya swasembada pangan nasional, khususnya dalam meningkatkan produksi jagung.

“Program ini diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi jagung nasional, sekaligus memperkuat ketahanan pangan terutama di daerah Kabupaten Mukomuko,” harapnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh kelompok tani di daerah Kabupaten Mukomuko, untuk segera memanfaatkan kesempatan ini dengan melakukan penanaman apabila lahan telah siap.

“Kami mengimbau kepada seluruh kelompok tani agar segera melakukan penanaman jika lahan sudah siap, mengingat kondisi saat ini sangat mendukung untuk pertumbuhan jagung secara optimal,” tutup Novi Hidayanti.

Sebagai informasi, program ini adalah merupakan bagian dari sinergi antara POLRI dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.

Salah satu bentuk nyata dari sinergi tersebut adalah pelaksanaan program perluasan tanam jagung, melalui kegiatan penanaman jagung serentak seluas satu juta hektare, yang ditargetkan berlangsung pada tahun 2025.

 

 

RIZON SAPUTRA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *